Populer

Suparman Jalani Hukuman, Ketua DPRD Rohul Himbau Warga Hargai Putusan MA

Suparman Jalani Hukuman, Ketua DPRD Rohul Himbau Warga Hargai Putusan MAPIRAMIDNEWS.COM - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Suparman SSos MSi akhirnya memilih berangkat sendiri ke Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat,…

Di Ajang MTQ Riau ke-36 di Dumai, Kabupaten Rohul Targetkan Prestasi Terbaik

Di Ajang MTQ Riau ke-36 di Dumai, Kabupaten Rohul Targetkan Prestasi TerbaikPIRAMIDNEWS.COM - Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menargetkan, utusan 62 qori dan qoriah terbaik asal Kabupaten Rohul di ajang Musabaqah Tilawatil…
Galeri Foto
Sabtu, 17 Juni 2017

Danrem Didampingi Wabup Siak Alfedri Tinjau Lokasi Cetak Sawah Baru di Koto Gasib

Editor: Administrator | Di baca : 171 | Share Ke :
Danrem Didampingi Wabup Siak Alfedri Tinjau Lokasi Cetak Sawah Baru di Koto Gasib

SEBAGAI tindak lanjut dari kesepahaman (MoU) antara Korem 031/Wirabima dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Kamis (8/6/17) yang kemudian diikuti oleh seluruh Dinas Pertanian dan Perkebunan se-Riau, pada  Jumat (9/6/17) Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim didampingi Wakil Bupati Siak Alfedri meninjau lokasi cetak sawah baru di Kecamatan Koto Gasib.

Sebelumnya rombongan Danrem, disambut Wakil Bupati Siak di Kampung Buantan I. Selanjutnya rombongan bergerak menuju lokasi
calon cetak sawah dengan menggunakan speedboat, karena lokasinya berada di seberang sungai, tepatnya di Dusun Gang Damai.

Usai meninjau lokasi, Danrem Abdul Karim mengatakan, lahan tersebut bisa diolah dengan baik dan bahkan punya potensi besar, jika terus dikembangkan. “Dari hasil peninjauan kami, lahan tersebut bisa diolah dan memang punya prospek. Bahkan mungkin bisa besar dari yang sekarang, kalau masyarakatnya punya kesadaran mau memberikan tanahnya,” ujarnya.

Dengan catatan, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Siak serius untuk menindaklanjuti lahan calon cetak sawah yang ditinjau. Artinya pemerintah daerah berjanji dengan kelompok tani untuk membuat pengairan sawah tersebut. “Janjinya itu, kalau itu dibuat ke sananya bisa nambah lagi, apalagi lahan nganggur milik perusahaan mungkin bisa digunakan,” kata Danrem.

cs1

Danrem dan Wabup Alfedri harus menaiki boat menuju lokasi calon cetak sawah

 

cs2

Wabup Alfedri saat menunggu kedatangan Danrem dan rombongan

 

cs3

Wabup Alfedri berjabat tangan dengan Danrem

 

cs4

Danrem didampingi Wabup Alfedri menyusuri semak belukar menuju lokasi calon cetak sawah

Dalam pelaksanaannya nanti, cetak sawah ini harus dikawal dan awasi bersama, mulai dari lahan, benih dan pupuk. Jangan sampai terjadi penyimpangan yang mengakibatkan terjadinya kegagalan cetak sawah.

Turut mendampingi Danrem dan Wabup, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak Rubiati, Camat Koto Gasib Dicky Sofyan,
Perwira Penghubung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Inf Sumarno, Kapolsek Koto Gasib Iswandi, dan Sekcam Koto Gasib Tengku
Muhtasar serta para kelompok Tani.

Sementara, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak Rubiati menyampaikan, luas target lahan yang ditinjau adalah 51,5 Ha, ini adalah hasil kerjasama antara Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Siak dengan Korem 031/Wirabima.

Pengerjaan cetak sawah tersebut menggunakan dana APBN kurang lebih berjumlah Rp 820 juta dan ditargetkan sampai bulan September sudah selesai seluruh pengolahan, dan sekitar bulan Oktober sudah bisa ditanam.

cs5

Wabup Alfedri menyalami anggota kelompok tani

 

cs6

Danrem dan Wabup Alfedri berbincang dengan salah seorang petani

 

cs7

Rombongan Danrem dan rombongan Wabup berfoto bersama di lokasi

Masih kata Rubiati, sebenarnya masih banyak lahan yang bisa diolah namun kendalanya adalah, lahan tersebut milik perusahaan (HGU). Oleh karena itu, Pemkab Siak sedang melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar
lahan tersebut bisa digunakan untuk pertanian.

Jadi lanjut Rubiati, calon cetak sawah baru yang akan di garap tersebut harus clear and clean, maksudnya bebas dari masalah RTRW ataupun sengketa lahan. "Kita tidak menginginkan seperti dicetak sawah yang berada di antara Kampung Paluh dan Koto Ringin Kecamatan Mempura," katanya.

Khairul, salah seorang kelompok Tani mengaku sedikit terhibur dengan kedatangan Danrem dan Wakil Bupati Siak beserta rombongan, artinya cetak sawah yang diajukannya akan ditindaklanjuti. Pasalnya, sejak dari tahun 2013 yang lalu mereka telah mengajukan. namun belum ada kepastian. Hingga diujung tahun 2016 dan awal 2017 mereka menerima informasi, bahwasanya
usulan mereka ditindaklanjuti.

Khairul beserta kawan-kawannya siap untuk memajukan pertanian di lokasi tersebut. Karena menurut dia, tanaman padi lebih menguntungkan, ketimbang sawit dan karet. Sebab itulah para petani disini mulai berangsur-angsur beralih, dengan alasan untuk meningkatkan prekonomian hidup mereka. (rls/pnc/Galeri Pemkab Siak)

Foto Utama: Danrem 031/WB Brigjen TNI  Abdul Karim dan Wabup Alfedri meninjau lokasi lahan cetak sawah baru di Dusun Gang Damai, Koto Gasib, Jumat (9/6).

×