Sabtu, 23 Desember 2017 - 09:44:48 WIB

Tak Terbukti Bersalah, Darma Didakwa Ikut Otaki Pembunuhan Kuna Dibebaskan Hakim Medan

Editor: Administrator | Dibaca: 28
Tak Terbukti Bersalah,  Darma Didakwa Ikut Otaki Pembunuhan Kuna Dibebaskan Hakim Medan

PIRAMIDNEWS.COM - Darma SE yang sempat menyandang terdakwa karena didakwa ikut mengotaki dan membagi-bagikan uang kepada komplotan pembunuhan pengusaha airsoft gun, Indra Gunawan alias Kuna, akhirnya dibebaskan majelis hakim Pengadilan Negeri Medan pada persidangan kasus tersebut.

Majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo menjatuhkan vonis bebas terhadap Darma, karena menilai Kuna tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah seperti apa yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU). "Karena tidak terbukti bersalah, maka terdakwa Kuna harus dibebaskan demi hukum," ucap Wahyu Prasetyo Wibowo dalam amar putusannya, Kamis (21/12).

Dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim menyebutkan, tidak ada bukti bahwa Darma menerima uang dari Siwaji Raja yang kemudian diserahkan kepeda Rawindra selaku penyusun skenario pembunuhan dan Putra selaku eksekutor yang tewas ditembak petugas kepolisian saat dilakukan penangkapan pada Januari 2017 tersebut.

Ketua majelis hakim juga menyebutkan bahwa uang senilai Rp 80 juta yang diserahkan Siwaji Raja kepada Darma merupakan uang pembayaran kredit mobil yang tertunggak selama dua bulan dan uang pembayaran material bangunan. Hal ini dibuktikan dengan adanya kuitansi pembayaran.

Dalam putusannya majelis hakim juga memerintahkan JPU agar segera membebaskan Darma setelah amar putusan itu dibacakan.

Mendengar putusan majelis hakim tersebut, JPU langsung menyatakan akan mengajukan kasasi. "Kami kasasi Pak hakim," ujar JPU
Parada Situmorang pada persidangan yang berlangsung di Ruangan Utama PN Medan itu.

Parada Situmorang yang juga Kasipidum Kejari Medan itu menegaskan pihaknya melakukan kasasi bukan tanpa alasan melainkan  berdasarkan alat bukti dan fakta yang muncul selama persidangan. “Kami yakin kasasi itu sesuai dengan undang-undang. Jadi selama 7 hari sejak putusan hakim ini dibacakan, kami berhak ajukan kasasi,“ ujarnya. (pin)

Foto: Ilustrasi/net


×