Sabtu, 06 Januari 2018 - 07:15:36 WIB

Kadis Kelautan Sumut: Pemotongan TTP Sudah Sesuai Pergubsu

Editor: Administrator | Dibaca: 200
Kadis Kelautan Sumut: Pemotongan TTP Sudah Sesuai Pergubsu

PIRAMIDNEWS.COM - Terkait pemotongan tunjangan tambahan pegawai (TTP) berdasarkan ketentuan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Sumatera Utara (Pergubsu) nomor 11 tahun 2017.

Hal ini dijelaskan kepala Dinas Kelautan  dan Perikanan (DKP) provinsi Sumatera Utara Zonny Waldi di ruang kerjanya, Kamis  (4/1/2018). Menurutnya,  dalam Pergubsu tersebut sudah diatur tentang tata cara pemotongan dan total penerimaan TPPberdasarkan persentase sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja pegawai di lingkungan Pemerintahaan Provinsi Sumatera Utara.

Kadis Zonny Waldi yang didampingi sekretarisnya dan Kabag umum Suryadi kepada wartawan menjelaskan bahwa pemotongan tambahan penghasilan pegawai bagi yang terlambat masuk kerja dan pulang lebih awal dan atau tidak masuk mengisi daftar hadir, semuanya itu sudah diatur dalam Pergubsu tersebut.

Dijelaskannya secara rinci tingkat masuk terlambat selama 30 menit dipotong 0,5 persen sedangkan 1 sampai dengan 60 menit dipotong sebesar 1 persen kemudian terlambat hingga 61 menit  atau lebih dianggap tidak masuk kerja dan disesuaikan dengan persentase PKP.

Selain itu waktu pulang kerja, kriteria pertama pulang duluan 30 menit persentase pemotongan 0,5 persen, sedangkan pulang lebih awal selama 31 menit sampai dengan 60 menit akan mendapat pemotongan 1 persen. "Sama dengan keterlambatan masuk kerja, jika pulangnya lebih awal 61 menit atau lebih maka dianggap tidak masuk kerja dalam satu hari tersebut, sehingga disesuaikan dengan persentase PKP," katanya.

Oleh karena itu, kata Zonny Waldi, apa yang ditudingkan oleh salah satu media tentang pemotongan TTP (Tambahan Tunjangan Penghasilan tersebut adalah sesuai aturan yang telah disahkan dalam Pergubsu, jadi bukan diada-adakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provsu.

“Pemotongan itu, bukan di Dinas Kelautan dan Perikanan saja, justru berdasarkan persentase kehadiran yang disampaikan dalam penerimaannya," jelasnya lagi.

Kabag umum yang mendampingi Zonny Waldy juga menambahkan bahwa apa yang disebutkan uang makan dan lainnya, di Diskanla Sumut jelas tidak ada yang ada TTP, dan itu dibayarkan sesuai dengan persentase kehadiran. "Masak pegawai yang rajin kerja, termasuk hingga malam jika ada kebutuhan yang mendesak sama dengan pegawai yang datang terlambat pulangnya lebih duluan," katanya.

Namun diakuinya pada prinsipnya, peraturan dan ketentuan itu diberlakukan jelas guna menerapkan disiplin terhadap kinerja pegawai, umumnya di lingkungan Pemprovsu dan terkhusus di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan.

"Sebab selama ini banyak pegawai yang tidak disiplin, Gubsu jelas  ingin menegakkan disiplin  bagi PNS, ini hal yang wajar dan pantas untuk kita dukung.  Dan kita akan sosialisasikan terus tentang Pergubsu ini," tambahnya lagi. (raf)    
 
Foto: Zonny Waldi

×