Senin, 10 September 2018 - 10:26:38 WIB

Dukung Percut Sei Tuan Kota Santri, Fadli Kaukibi SH CN: Masjid Sarana Syiarnya Islam

Editor: Administrator | Dibaca: 247
Dukung Percut Sei Tuan Kota Santri, Fadli Kaukibi SH CN: Masjid Sarana Syiarnya Islam

PIRAMIDNEWS.COM - Mengantisipasi dan upayakan pencegahaan dini dalam berbagai tindak kriminal perlu  diciptakan pembangunan. Pembangunan itu, merupakan pembangunan terhadap generasi muda yang mandiri, berkarya dan beraktivitas.

Demikian disampaikan Ketua Komunitas Anak Melayu Serdang (AMS) Fadli Kaukibi SH CN dalam temu persnya dengan sejumlah wartawan di sekretariatnya Jl Bhineka Tunggal Ika, Bandar Klippa Percut Seituan, Deli Serdang, Sumatera Utara, dua pekan lalu.

Menurut Fadli yang akrab dipanggil para kalangan aktivis di Deli Serdang  itu menyebutkan bahwa dalam menciptakan upaya tentram tenang dan nyaman terhadap masyarakat perlu pembenahan diri. Dalam pembenahan diri itu, adalah melakukan penagkalan terhadap upaya-upaya yang rentan dengan kejahatan.

Saat ini yang rentan dengan kejahatan adalah seperti kriminal narkoba, terorisme  dan kejahatan lainnya seperti begal. Tindakan kejahatan ini adalah musuh besar aparat kepolisian. Untuk pemberantasan  tindakan kriminal ini pihak kepolisian sudah memiliki komitmen untuk memberantas secara menyeluruh.

Untuk itu, kata Fadli, kita selaku Komunitas Anak  Melayu Serdang, sangat mendukung penuh upaya kepolisian untuk memberantas berbagai kejahatan di negara ini, terutama khususnya di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Salah satu cara bahwa kita turut serta memberantas tindakan kejahatan kriminal tersebut dengan upaya memberdayakan para generasi muda, terutama kalangan pemuda agar mereka tidak terkontaminasi dengan kejahatan. Kejahatan bisa datang kapan saja, dan dimana saja akibat dari kelalaian dan status pengangguran yang terus menerus.

Apalagi ditambah dengan himpitan ekonomi yang semakin sulit dan terus menerus, demi menghidupi keluarga, orang bisa berbuat nekad meskipun tindakan itu Kriminal. Oleh karenanya kita membangun berbagai sarana dan prasarana untuk pemberdayaan tersebut, terang Fadli. Belum lagi ancaman narkoba, perlu ada ekstra untuk menciptakan  kegiatan untuk kehidupan generasi muda.

Pembangunan yang kita lakukan berupa pembangunan pisik seperti menciptakan lapangan kerja. Untuk lapangan kerja, terang Fadli, pihaknya sudah menyiapkan mesin pembuat batako, selain itu juga taman rekreasi keluarga dan kolam pancing dengan biaya yang cukup murah.

"Kegiatan ini, sangat mendukung dan mendongkrak ekonomi bagi kalangan pemuda, sehingga terhindar dari godaan yang bisa menjerat mereka dengan tindakan kriminal," sambung Fadli lagi.


Bangun Masjid   
Masjid merupakan sarana ibadah bagi umat islam dalam melaksanakan sholat, begitu juga keberadaan masjid sebagai syiarnya Islam. Bagi umat Islam masjid merupakan tempat yang suci lebih baik shalat di masjid dari pada di rumah dan itu tidak dapat dipungkiri lagi.

Sedangkan keberadaan masjid dan Taman Kanak (TK)/Madrasah Diniyah  Tahnfiz Quran yang dibangun dimanapun tempat dan lokasinya adalah sama. Keberadaannya sebagai sarana ibadah umat Islam, sedangkan Pondok Pesantren, sarana menggali ilmu agama, agar tidak menjadi umat yang tersesat.

"Kalau kita menentang dan ribut soal adanya pembangunan masjid baru di Pasar 2 Bandar Klippa, perlu dicurigai kadar keislamannya, sebut Fadli. Oleh karena itu, Percut Sei Tuan yang kita targetkan sebagai kota santri sudah mulai muncul. Kalau ada riak-riak kecil, itu hanya sekadar tantangan ringan yang harus dilalui. Yang terpenting program kota santri di Kecamatan Percut Sei Tuan tetap dilaksanakan," sambung Fadli lagi.

Umat Islam dimanapun berada harus mendukung sepenuhnya keberadaan masjid yang saat ini tinggal memasang atap dan kubahnya, sambung Fadli lagi. "Untuk itu, kita siapkan sarana syiarnya Islam sampai tingkat pelosok kampung. Kita sangat mengapresiasi sikap pemerintah untuk melaksanakan Magrib Mengaji, sejalan dengan itu kita bangun karakter generasi muda dengan keimanan dan ketaqwaan sebagai benteng kehidupan," tegasnya.

Sambung Fadli, sikap kita jelas mendukung pemerintah untuk membangun generasi muda dalam membentengi kehidupan, namun kita perlu sarana dan prasarana yang mendukung. Saat ini sebagai sarana pendukungnya masih kita manfaatkan lahan tidur yang tidak difungsikan. Oleh karena itu, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan adalah untuk kebangkitan Islam dan pendidikan Islam yang selama ini, semakin mulai menurun.

“Kalau ada oknum-oknum dari kalangan Islam yang menentang keberadaan masjid tersebut, perlu kita waspadai, benar nggak dia ini Islam, terang Fadli lagi. Seharusnya dengan adanya masjid yang dibangun yang cukup mewah dan indah, disyukurinya karena bagaimanapun masjid itu sangat bermanfaat bagi umat Islam lainnya.

Konsep pembangunan yang berlandaskan akhlakul kharimah dengan Kota Santri di Percut Sei Tuan ini sudah ada sejak Deli Serdang dipimpin alm H Amri Tambunan yang menjadi bupati dua periode. "Dan konsep itu kita dukung dan sekarang ini baru direalisasikan. Untuk itu keberadaan pembangunan pesantren, masjid dan lainnya semata-mata mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi berbagai penyakit masyarakat," imbuhnya. (raf)

Foto: Ketua Komunitas AMS Fadli Kaukibi

×