Selasa, 19 Desember 2017 - 10:01:44 WIB

Tak Penuhi Panggilan Kejari Siak, Direktur Perusahaan di Siak Ditetapkan DPO

Editor: Administrator | Dibaca: 208
Tak Penuhi Panggilan Kejari Siak, Direktur Perusahaan di Siak  Ditetapkan DPO

PIRAMIDNEWS.COM - Direktur PT Dimensi Tata Desantara (DTD) Abdul Hakim, sudah tiga kali tidak hadir memenuhi panggilan dari Kejari Siak dalam kasus dugaan korupsi Sistem Keuangan Desa (Simkudes) Pemerintah Kabupaten Siak. Panggilan ketiga yang diabaikan oleh Abdul Hakim yaitu pada, Selasa (5/12/17) lalu.

“Abdul Hakim merupakan tersangka kedua dalam kasus dugaan korupsi Simkudes. Ia dipanggil sebagai saksi terhadap terdakwa Abdul Razak, namun sudah 3 kali berturut-turut  mangkir, untuk itu mulai hari Kamis (14/12/2017) dia ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Siak," tegas Kepala Kejari Siak Zondri melalui Kasi Pidsus Immanuel Tarigan kepada Piramidnews.com, Senin (18/12) di ruang kerjannya.

Kasi Pidsus Immanuel menjelaskan, PT DTD adalah rekanan dari Badan Pemerintahan Masyarakat Desa (BPMPD) Siak. Abdul Hakim merupakan direktur perusahaan itu. Setiap dokumentasi pada program Simkudes dari pihak rekanan ditandatangani oleh Abdul Hakim tersebut.

Immanuel juga mengatakan bahwa pihak Kejari Siak, sudah melakukan upaya paksa terhadap Abdul Hakim, namun belum berhasil. Panggilan pertama untuk tersangka tersebut pada, Rabu (15/11/2017). Selanjutnya  panggilan kedua  pada, Kamis (23/11/2017) dan panggilan ketiga  pada, Selasa (5/11/2017). Ketiga panggilan itu diabaikan begitu saja oleh Abdul Hakim.

”Setelah proses hukum berjalan pada kasus dugaan korupsi Simkudes 2015 itu, didapatkan kesimpulan untuk menaikkan status Abdul Hakim menjadi tersangka. Karena sudah berkali-kali tidak memenuhi panggilan, Abdul Hakim ditetapkan sebagai DPO, surat DPO akan kita sampaikan ke Polres Siak dan Kejati," tegasnya. (sugianto)


Foto: Kasi Pidsus Kejari Siak Immanuel Tarigan menunjukkan surat DPO Abdul Hakim di ruang kerjanya.

×