Jumat, 05 Januari 2018 - 15:43:10 WIB

Sampah Berserakan di Simpang Tiga Kemuning Muda Mengundang Perhatian Warga

Editor: Administrator | Dibaca: 199
Sampah Berserakan di Simpang Tiga Kemuning Muda Mengundang Perhatian Warga

PIRAMIDNEWS.COM - Sampah yang berserakan di badan Jalan Hang Tuah tepatnya Simpang Tiga Kampung Kemuning Muda, Siak, Riau,  menjadi perhatian warga, banyak masyarakat yang menilai bahwa pengelolaan Pasar Tradisional Kampung Kemuning Muda ini sangat mengganggu lalulintas bahkan terkesan jorok seperti yang terjadi di lapangan.

"Memang kalau kami menilai pasar tradisonal yang dikelola Kampung Kemuning Muda ini sangat mengganggu lalulintas, pasalnya para pedagang ini berjualan di pinggir jalan bahkan di badan jalan sehingga jalan sempit. Selain itu, pengelolaan atau pembersihan sampah di pasar ini kurang begitu cepat dan terkesan jorok, lihat saja sendiri jam 08.30 WIB, sampah-sampah berserakan di tengah jalan dan tak dibersihkan oleh petugas atau pengelolanya," ujar Tono, warga Bunga Raya kepada Piramidnews.com, Kamis (4/1/2018).

Tono mengharapkan kepada pengelola Pasar Tradisional Kampung Kemuning Muda untuk dapat memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan dengan cara para pedagang harus ditertibkan agar tidak berjualan di badan jalan dan membuang sampah pada tempatnya.

"Kami berharap kepada Penghulu Kampung Kemuning Muda yang mempunyai kewenangan penuh di kampungnya, agar dapat menertibkan pasar ini dan menempatkan pedagang di lokasi yang tidak mengganggu lalulintas, serta kebersihan lingkungan harus diutamakan," harapnya.

Pantauan media ini di lapangan, Kamis pagi sekitar pukul 08.20 WIB, sampah-sampah berserakan di tengah jalan, tak ada petugas satupun yang melakukan pembersihan, sehingga menjadi pemandangan yang tidak layak dan terkesan jorok.

Penghulu Kampung Kemuning Muda Mujiran saat dikomfirmasi mengatakan ketidak tahuannya. Ia mengaku untuk pengelolaan pasar tersebut sudah sesuai prosedur dan sudah dikelola dengan baik.

"Ya mungkin karena tadi malam hujan dan lokasi pasar basah, jadi sampah-sampah itu belum bisa  dibersihkan langsung oleh petugasnya. Tapi saya yakin, tadi pagi agak siang sedikit  pihak pengelola khususnya penjaga kebersihan sudah membersihan lokasi pasar," ungkapnya.

Penghulu Mujiran menghimbau para pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan, namun karena saking membludaknya pedagang dan lokasi pasar sempit sehingga mereka berjualan di pinggir jalan. "Kita akan terus memberikan himbauan kepada pengelola agar dapat menertibkan kembali para pedagangnya," tegasnya.

Ketika ditanya, apa tidak ada solusi lain untuk memindahkan pasar itu ke tempat yang lebih luas,  Ia mengaku sudah ada dilakukan, namun para pedagang dan pengelola tidak mau karena di situ tempatnya strategis di tengah-tengah perbatasan kampung.

"Kita sebenarnya ingin membuat pasar tradisional seperti yang di miliki Kampung Buatan Lestari dan Kampung Jayapura, sehingga mereka memiliki Pendapatan Asli Desa (PAD), namun sayang,  lokasi yang luas untuk pasar tidak tidak ada di kampung ini," imbuhnya. (sugianto)

Foto: Sampah berserakan di Jalan Hang Tuah Simpang Tiga Kemuning Muda.

×