Selasa, 10 Oktober 2017 - 07:36:21 WIB

Kendaraan Lewat Lebihi Tonase, Jalan di Depan Kantor Penghulu Jati Baru Siak Rusak Parah

Editor: Administrator | Dibaca: 31
Kendaraan Lewat Lebihi Tonase, Jalan di Depan Kantor Penghulu Jati Baru Siak Rusak Parah

PIRAMIDNEWS.COM - Kondisi jalan di depan Kantor Penghulu Kampung Jati Baru, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak kembali rusak parah. Hal itu disebabkan dominasi banyaknya angkutan yang melebihi kapasitas jalan bebas melintas di jalan tersebut. Sehingga, jalan yang ada tidak mampu menahan beban angkutan kendaraan. Alhasil, hampir di sepanjang jalan yang ada di Kampung tersebut terancam rusak dan hancur.

Hal itu diungkapkan Rakip Penghulu Kampung Jati Baru kepada Piramidnews.com, Senin (9/10) di ruang kerjanya. Dikatakannya, kalau hal ini tidak cepat ditindaklanjuti, tidak menutup kemungkinan jalan poros yang ada di Kampung ini tak bertahan lama.

"Sebenarnya ini bukan masalah baru di Kecamatan Bunga Raya umumnya dan khususnya di Kampung Jati Baru. Kalau pihak yang terkait tidak tegas untuk menertibkannya, maka jalan poros yang menjadi lintasan kendaraan yang bermuatan melebihi kapasitas jalan bebas seperti ini. Saya yakin sebentar lagi bukan depan kantor ini saja yang hancur, tapi sepanjang jalan poros yang ada di Kampung Jati Baru semuanya akan rusak," ujar Rakip.

Lanjut Rakip, pihaknya akan mendatangi pengusaha sawit baik yang ada di Kampung itu maupun yang dari luar kampung. "Sudah ada salah satu pengusaha yang datang ke kantor dan berjanji akan melakukan perbaikan jalan ini sore nanti. Setelah itu, kita akan mendatangi seluruh pengusaha baik yang ada di sini ataupun di luar kampung yang mengambil hasil kebun masyarakat di kampung ini. Karena, pada beberapa bulan yang lalu sudah ada kesepakatan mereka dengan pihak pemerintah kampung," tambahnya.

Sementara itu Eko Prasetiyo, salah satu pengusaha sawit yang ada di Kampung itu mengatakan, pihaknya akan memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Ia juga mengatakan, kendaraan yang digunakan sebagai angkutan sesuai dengan kapasitas jalan yang ada.

"Saya masih nunggu material untuk memperbaiki jalan yang di depan Kantor Penghulu Kampung Jati Baru itu mas, tadi saya sudah jumpai Pak Penghulu. Sebenarnya, jalan ini kan kelas tiga, kalau mobil yang saya gunakan ini masih sesuai kapasitas jalan mas. Kecuali roda sepuluh baru gak boleh lewat," kata Eko.

Ketika ditanya terkait perizinan peron miliknya, ia menjawab masih dalam pengurusan. Meski demikian, usaha miliknya itu sudah berjalan selama sebulan lebih. "Usaha peron saya ini baru berjalan sekitar sebulan lebih mas, dan perizinannya sampai saat ini masih dalam proses pengurusan," pungkas. (Sugianto)


Foto: Penghulu Kampung Jati Baru Rakip bersama stafnya mendorong mobil yang terpuruk di jalan yang rusak.


×