Minggu, 10 Desember 2017 - 00:29:34 WIB

Persiapan Drama Kolosal Perjuangan Tuanku Tambusai Digelar untuk Peringati Hari Juang Kartika

Editor: Administrator | Dibaca: 304
Persiapan Drama Kolosal Perjuangan Tuanku Tambusai Digelar untuk Peringati Hari Juang Kartika

PIRAMIDNEWS.COM - Sebanyak 270 pelajar, 30 tenaga pendidik dari SMAN 1 Tambusai beserta 30 anggota TNI dari jajaran Koramil Kodim 0313/Kpr yang ada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) saat ini tengah mempersiapkan penampilan khusus untuk memperingati Hari Juang Kartika yang akan digelar di Stadion Rumbai Pekanbaru pada 15 Desember 2017 mendatang.

Berdasarkan pantauan wartawan, latihan drama kolosal yang mengisahkan perjuangan pahlawan nasional Tuanku Tambusai itu dilaksanakan, Sabtu (9/12/17)  di Lapangan Sultan Zainal Abidin Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul, Riau.

Pertunjukan dibuka dengan kehidupan rakyat yang tengah menikmati masa-masa kemerdekaan. Namun semua berubah ketika pasukan Belanda mengusik ketenteraman rakyat Tambusai.

Pemeran perjuangan Tuanku Tambusai dalam drama ini adalah Adtriansyah (18) seorang siswa SMAN 1 Tambusai, anak pertama dari Mayulis (40) yang berada di Desa Tambusai Barat Kecamatan Tambusai Rohul.

Suara tembakan senjata dan dentuman bom pun terdengar nyaring di lapangan itu. Tentara Belanda mengelilingi rakyat yang tak berdaya. Dikisahkan, banyak tentara dan rakyat yang gugur.

Kisah perjuangan Tuanku Tambusai dimulai di daerah Rohul dan sekitarnya dengan pusat pertahanan di Benteng Dalu-dalu. Kemudian melanjutkan perlawanan ke wilayah Natal pada tahun 1823. Tahun 1824. Tuanku Tambusai memimpin pasukan gabungan Dalu-dalu, Lubuk Sikaping, Padang Lawas, Angkola, Mandailing dan Natal untuk melawan Belanda.

"Untuk apa aku menyerah dan bekerjasama dengan para belanda. Sedangkan masyarakat disini hanya menjadi alat penambah harta kekuasan belanda," kata Tuanku Tambusai.

Tuanku Tambusai kemudian memimpin pasukan secara bergerilya, dari kejaran tentara Belanda yang menginginkannya hidup atau mati.

"Kerjasama ? dalam bentuk apa tuan ? Apakah tidak lebih baik tuan meninggalkan negeri kami dengan seluruh pasukan tuan ? atau pindah ke tepi laut? Karena dengan demikian bangsa tuan tidak perlu mencampuri bangsa kami," ungkapnya.

Penampilan drama kolosal ini bertujuan menunjukkan SMAN 1 Tambusai dan TNI juga menjadi bagian pelestarian seni Tanah Air.

Terlihat hadir menyaksikan persiapan latihan drama kolosal perjuangan Tuanku Tambusai itu antara lain Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0313/Kpr Mayor Inf Harmen Amzamal, para Danramil, Kepala Sekolah SMA N 1 Tambusai Dra Hj Umi Salmah, Penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir dan tenaga pengajar lainnya. (Mad)

Foto: Para pelajar SMAN 1 Tambusai dan anggota TNI Koramil 0313/Kpr sedang latihan drama kalosal Perjuangan Tuanku Tambusai sebagai  persiapan memperingati Hari Juang Kartika, di Lapangan Sultan Zainal Abidin, Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai, Rohul, Sabtu (9/12).

×