Rabu, 03 Januari 2018 - 08:38:45 WIB

Masa Persidangan II 2018 Dibuka, DPRD Rohul Segera Tuntaskan Tiga Perda Inisiatif

Editor: Administrator | Dibaca: 209
Masa Persidangan II 2018 Dibuka, DPRD Rohul Segera Tuntaskan Tiga Perda Inisiatif

PIRAMIDNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah menutup masa persidangan I tahun 2017‎, kini memasuki masa persidangan II periode Januari-April 2018.

Pada pembukaan masa sidang kedua tahun 2018 yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Rohul, Selasa (2/1/208), dipimpin Ketua DPRD‎ Rohul Kelmi Amri SH, didampingi dua Wakil Ketua DPRD Rohul Zulkarnain dan Hardi Candra.

Paripurna juga dihadiri Wakil Bupati Rohul H. Sukiman diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul Ir  Damri Harun, serta para kepala pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Rohul.

Sekretaris DPRD Rohul Budhia Kasino, menyampaian tugas alat kelengkapan, dan ada sekitar 231 surat masuk ke DPRD Rohul. Dari jumlah itu, sedikitnya tiga surat masuk merupakan aspirasi masyarakat‎ yang berhubungan dengan konflik lahan, seperti pertama surat dari Ninik Mamak Kecamatan Pendalian IV Koto soal pembagian dan pengambilan tanah ulayat Pendalian.

Kedua, surat dari Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Kecamatan Ujung Batu‎ yang meminta dilakukan peninjauan kembali luas tanah ulayat adat Ujung Batu yang digunakan PT Sawit Asahan Indah (SAI). Ketiga, surat dari Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Rohul soal tapal batas antara Kabupaten Rohul dengan Padang Lawas, Sumatera Utara yang belum selesai hingga awal tahun 2018.

Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri mengatakan, setelah dibukanya masa sidang kedua tahun 2018, maka untuk empat bulan ke depan ini yang akan menjadi landasan bagi DPRD Rohul untuk melaksanakan kegiatan.

Kemudian, dengan banyaknya surat masuk, DPRD Rohul langsung disposisikan surat ke masing-masing tugas alat kelengkapan. Dewan juga menunggu Perda yang masuk dari pemerintah dan Perda inisiatif yang akan disusun pada tahun 2018.

“Pada masa sidang pertama (2017), itukan include dalam APBD 2017‎, maka tuntas dan selesai pula Perda yang masuk dari pemerintah. Walaupun tidak terselesaikan semua, tetapi hampir setengah dari Perda yang diusulkan kita selesaikan," jelas Kelmi usai rapat, Selasa kemarin.

Setelah dibukanya masa sidang kedua di awal 2018 sebut Kelmi, DPRD Rohul akan susun program pembentukan (Propem) Perda yang sudah disampaikan pada masa sidang pertama tahun 2017.

Di tahun 2017, ada belasan Perda yang sudah diselesaikan oleh DPRD Rohul,‎ di antaranya 3 Perda inisiatif dari DPRD Rohul, Perda APBD, Perubahan APBD, Perda LKPJ, dan lainnya.

Sementara itu, untuk Perda yang akan dibahas tahun 2018, Kelmi mengakui lupa jumlahnya. Namun dikatakannya,  ada 3 Perda inisiatif dari DPRD Rohul yang akan dibahas, salah satunya Perda soal pengaturan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA‎).

MDA pernah jadi sorotan, karena setelah adanya aturan dari pemerintah, puluhan MDA di Kabupaten Rohul terpaksa harus berhenti beroperasi, karena mereka tidak sanggup membayar honor guru.

Karena jadi sorotan di tengah masyarakat, jelas Kelmi, Perda MDA akan menjadi Perda prioritas yang akan dibahas oleh DPRD Rohul pada tahun 2018.

“Diharapkan nantinya menjadi landasan Pemkab‎ kembali anggarkan program untuk honor guru-guru MDA," ucap Kelmi dan mengakui, Perda soal Kelistrikan‎ juga akan dibahas tahun ini.

Jelas mantan Ketua KNPI Rohul, dari ratusan surat yang masuk ke DPRD Rohul pada 2017, rata-rata surat yang masuk atau aspirasi dari masyarakat adalah masalah sengketa lahan, dan selebihnya terkait soal pemerataan peningkatan insfraktruktur masyarakat.‎

Sebut Kelmi lagi, setiap surat yang masuk ke DPRD Rohul langsung ditanggapi, dan direkomendasikan ke pemerintah untuk diselesaikan secepatnya. Dan dalam masalah konflik, menurutnya pemerintah tidak bisa tutup mata, harus diselesaikan secepatnya. (Adv/Humas/Mad)

Foto: DPRD Kabupaten Rohul menggelar pembukaan masa sidang kedua tahun 2018 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna, dipimpin Ketua DPRD‎ Kelmi Amri yang juga dihadiri Sekda Damri Harun.

×