Sabtu, 29 September 2018 - 21:36:30 WIB

KPU dan Bawaslu Rohul Sosialisasikan Larangan Kampanye Bagi Caleg

Editor: Administrator | Dibaca: 232
KPU  dan Bawaslu Rohul Sosialisasikan Larangan Kampanye Bagi Caleg

PIRAMIDNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sosialisasikan terkait larangan kampanye bagi calon legislatif (Caleg) tahun 2019 mendatang, yang kini tekah memasuki masa kampanye.

Sosialisasi tersebut digelar, khusus untuk partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), karena partai lainnya sudah disosialisasikan terlebih dahulu. Kegiatan itu, dihadiri oleh Ketua KPU, Komisioner Bawaslu, Seketaris partai Gerindra, dan para caleg dari empat dapil maupun caleg untuk provinsi.

Dikatakan Komisioner Bidang Penindakan Bawaslu, Gummer Siregar, Kamis (27/9/2018) kemarin menyatakan, pihaknya tengah mensosialisasikan apa saja yang menjadi larangan kampanye bagi masing-masing caleg. Selain itu, parpol juga harus melaporkan dana kampanye yang disediakan oleh partainya ke KPU dan Bawaslu.

“Karena di dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017, sudah diatur apa saja yang menjadi larangan kampanye bagi caleg, juga apa saja yang diperbolehkan berkampanye dan termasuk siapa saja yang boleh melaksanakan kompanye,“ jelas Gummer.

Sekretaris Gerindra yang juga Caleg dari Partai Gerindra, Abdul Halim mengatakan,  tujuan dari sosialisasi yang diikuti oleh partai Gerindra dan caleg agar masing- masing calon bisa mengerti dan memahami apa yang dilarang dan diperbolehkan dalam pelaksanaan kampanye nantinya.

"Salah satunya, juga untuk pemberian sembako tidak melebihi Rp 25 ribu per paketnya, termasuk bakal baju maupun yang lainnya tidak melebihi Rp 60 ribu per paketnya," ucap Abdul Halim.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, Abdul Hakim berharap masing-masing caleg agar tidak melanggar apa yang sudah menjadi ketentuan dari KPU termasuk Bawaslu Rohul. (Mad)

Foto: Suasana sosialisasi yang digelar KPU dan Bawaslu bagi caleg Gerindra Rohul terkait sejumlah larangan saat berkampanye.


×