Senin, 18 Desember 2017 - 15:16:32 WIB

Komunitas di Rohul Ini Sebut 800 Orang Lebih Pencinta Burung yang Sudah Terdata

Editor: Administrator | Dibaca: 227
Komunitas di Rohul Ini Sebut 800 Orang Lebih Pencinta Burung yang Sudah Terdata

PIRAMIDNEWS.COM - Di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) saat ini, diperkirakan sudah terdata lebih dari 800 orang pencinta burung yang keberadaannya tersebar di 16 kecamatan di Rohul.

Berdasarkan informasi perhimpunan Komunitas Pencinta Burung Kicau Mania Kabupaten Rohul, sebanyak 800 pencinta burung tersebut umumnya pemilik burung peliharaan jenis Murai Batu, Kacer, Bluebird, Kapas Tembak, Kenari, Murai Daun serta jenis lainnya.

Diakui Ketua Kicau Mania Rohul Juhendri melalui Humas Kicau Mania, Armen Nasution, Minggu (17/12/17), keberadaan pencinta burung di Rohul setiap tahun terus meningkat karena adanya berbagai lomba yang digelar Kicau Mania Rohul setiap dua pekan sekali di tiap kecamatan di Rohul.

Bahkan diakui Armen Nasution yang juga MC Kicau Mania tingkat Nasional, dari berbagai kegiatan lomba yang dilaksanakan Kicau Mania, baik event kecamatan, kabupatan, Provinsi bahkan Nasional, pencinta burung di Rohul selalu tampil di ajang lomba dan sering menjadi juara Umum di berbagai kelas yang dilombakan.    

“Dari 1 orang pencinta burung, ada yang memiliki burung peliharaan hingga 10 ekor. Semua burung yang dipelihara merupakan burung yang memang untuk diperlombakan, bahkan ada juga untuk penangkaran untuk jenis Lubert, Murai Batu, Kacer juga Kenari. Seperti di Desa Rambah Jaya Kecamatan Rambah, sudah banyak kembang biakan burung,” jelas Armen.

Di sisi ekonomi, Armen mengakui potensi burung cukup bagus. Karena untuk 1 ekor jenis burung Murai Batu yang masih anakan
harganya mencapai Rp1,5 malahana ada Rp2 juta per ekor. Sedangkan burung yang sudah bisa ikut dilombakan harganya melangit
Rp 5 juta hingga puluhan juta.

“Bila dilihat dari potensi ekonomi, keberadaan pencinta burung bisa sumbangkan income bagi masyarakat, khususnya penangkar
burung. Kita harap, pemkab Rohul bisa merangkul para pencinta burung di Rohul apalagi kegiatan lomba burung yang ditaja kicau mania sudah jadi agenda tahunan setiap peringatan HUT Kabupaten Rohul,” kata Armen lagi.

Armen juga menegaskan, Kicau Mania Rohul di tahun 2018 mendatang juga akan membuat kegiatan event nasional untuk lomba
burung yang dipusatkan di Rohul. Nantinya, akan mengundang seluruh pencinta burung dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Jambi, Banda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat serta provinsi lain. Nantinya dijadwalkan, akan mendatangkan juri dari Jakarta.

“Dengan adanya pencinta burung, bukan saja untuk dilombakan namun mereka juga sudah ikut menjaga kelestarian habitat berbagai jenis burung yang ada di Indonesia. Sehingga, Pemkab Rohul tidak memandang sebelah mata keberdaan komunitas pencinta burung, namun Pemkab harus bisa merangkul dan membina komunitas pencinta burung yang ada,” harapnya. (Mad)

Foto: Komunitas Pencinta Burung Kicau Mania Kabupaten Rohul berfoto bersama usai mengikuti suatu lomba, belum lama ini.


×