Minggu, 24 Juni 2018 - 23:08:13 WIB

Ketika Bukit Sunset Membahana Mencakar Langit Atas Awan di Negeri Seribu Suluk Rohul

Editor: Administrator | Dibaca: 211
Ketika Bukit Sunset Membahana Mencakar Langit  Atas Awan di Negeri Seribu Suluk Rohul

PIRAMIDNEWS.COM - Ojek wisata baru dikenalkan oleh pemuda  Desa Sialang Jaya dan Komunitas Pecinta Alam Bujang Manjo adventure yang diberi nama "Bukit Sunset" (matahari tenggelam), di Dusun Sei Bungo Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Di hari kemenangan Idul Fitri 1439 H/2018 M, ratusan pengunjung lokal dan dari berbagai daerah memadati tempat obyek wisata Bukit Sunset yang diperkirakan berjarak tempuh 30 menit atau sekitar 8 Km dari Taman Kota Pasir Pengaraian.

Bukit Sunset ini mempunyai keunikan, bagaikan mencakar langit. Alamnya di sekeliling bukit sunset masih asri, membahana, apabila di pagi hari kita bisa menikmati sensasi berada di atas awan, sore hari kita akan menikmati sensasi melihat matahari tenggelam dan pemandangan batu ropit yang menjulang tinggi, Bukit Sunset selama ini bagaikan mutiara yang sudah lama terkubur.

Bagi setiap pengunjung menuju Bukit Sunset ini akan terpacu adrenalinnya, harus extra hati-hati di sepanjang jalan penuh rintangan, jurang yang terjal dan jalan semenisasi banyak berlobang. Setiap tikungan harus menghidupkan klakson sepeda motor karena menuju Bukit Sunset hanya  bisa dilalui kendaraan roda dua.

Wakil Ketua Pemuda Desa Sialang Jaya, Rahmat Saputra, sebagai motor penggerak pemuda didampingi Ketua Pemuda Dusun Sei Bungo, Riky Hasibuan, Rabu (20/6/2018) sore, secara khusus mengucapkan terima kasih kepada setiap pengunjung yang sudah bersusah payah menempuh Bukit Sunset. Kunjungan wisatawan ini diharapkan dapat mempromosikan Bukit Sunset yang berada di kabupaten Negeri Seribu Suluk (Rohul).

"Kita ciptakan objek wisata yang ada di daerah kita bertujuan supaya pemuda terhindar dari bahaya narkoba dan menghindarkan diri dari tindakan kriminal, apalagi sekarang objek wisata yang juga berada di desa kita yakni air panas Hapanasan, Danau Cipogas, air terjun Lembah Cipogas dan air terjun Sei Pantasan di Sei Bungo. Alhamdulillah potensi alam dan objek wisata kita cukup, tinggal kita dan pemuda lagi yang harus bisa menghadapi era globalisasi untuk kemajuan daerah kita," ujar Rahmat.

Selain itu juga diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menciptakan pemuda serta pemudi yang kreatif khususnya di bidang pariwisata, terhindar dari pengaruh lingkungan yang tidak baik. "Alhamdulillah  sekarang tujuan tersebut mulai terlihat, terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu kami," ungkap Rahmat.

Pemerintah desa atau dinas terkait agar dapat memberi solusi cara pengelolaan objek-objek wisata yang ada di Desa Sialang Jaya. "Jangan sampai kami hanya jadi penonton atau cuma sebatas nama saja, mulai sekarang kita harus bangakit menuju desa mandiri. Harapan kita kepada pemerintah desa supaya bisa membantu pemuda dan pemudi yang ada di desa ini sehingga  tidak ada lagi yang namanya pengganguran," tegas Rahmat.

Di tempat berbeda, Kepala Desa Sialang Jaya  Yuherman Daulay membenarkan adanya objek wisata Bukit Sunset yang ada di Dusun Sei Bungo yang dikelola oleh para pemuda di desanya. "Kita ucapkan terimakasih kepada pemuda yang mengelola objek wisata Bukit Sunset ini dengan baik,insha Allah di tahun 2018, kita anggarkan dana dari ADD agar dibangun spots foto di dekat air terjun Lembah Sipogas," tambah Daulay. (Mad)

Foto: Siluet pengunjung objek wisata Bukit Sunset tengah menikmati pemandangan sunset sambil mengabadikan dengan berfoto atau selfi ria.



×