Selasa, 19 Desember 2017 - 09:15:07 WIB

Kades dan BUMDesa Babussalam Sejahtera Rohul Bentuk Usaha Batako untuk Pemuda

Editor: Administrator | Dibaca: 105
Kades dan BUMDesa Babussalam Sejahtera Rohul Bentuk Usaha Batako untuk Pemuda

PIRAMIDNEWS.COM - Kepala Desa (Kades) Babussalam bersama Badan Usaha Milik desa (BUMDesa) Babussalam Sejahtera Kecamatan Rambah, Rokan Hulu (Rohul), Riau, membentuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui usaha batako bagi pemuda putus sekolah dan tidak mampu.

Pembinaan pemuda putus sekolah dan tidak mampu dilakukan di bawah naungan Karang Taruna Desa Babussalam, diharapkan dengan adanya usaha batako tersebut tingkat pengangguran, kenakalan remaja serta remaja putus sekolah bisa teratasi.

“Ini sebenarnya program untuk pemuda yang  berpotensi penyandang masalah sosial, dengan adanya kegiatan tersebut maka diharapkan pemuda bisa mendapatkan pendapatan atau penghasilan juga kesibukan yang positif,” ungkap Kades Babussalam, Basron, Senin (18/12/17).  

Kades Basron mengakui, program ke depan akan melobby Pemkab Rohul agar pembangunan perkantoran bisa menggunakan batako hasil dari prosuksi para pemuda yang di bawah binaan Karang Taruna Desa Babussalam. Sehingga, selain nantinya keberadaan Karang Taruna desa bisa lebih eksis, para pemuda yang berpotensi penyandang masalah sosial juga bisa diarahkan ke kegiatan yang positif.

“Saat ini, kita sudah melakukan pembinaan, pelatihan bahkan para pemuda yang kita bina sudah memproduksi 600 batako per harinya, dengan memberdayakan dua pemuda. Kita berangsur akan menambah pemuda lagi, sehingga nantinya tidak ada lagi pemuda yang berpotensi penyandang sosial di desa kita,” harap Basron.

Sistim upah yang diberikan, yakni dibayarkan sebanyak semen yang dicetak. Misalnya, sehari mereka per hari bisa menghabiskan 3 sak semen dengan hasil 300 batang, sehingga upah mereka sekitar Rp 180 ribu bila harga semen Rp 60 ribu per saknya.

“Selain tempat yang sudah kita siapkan di belakang kantor desa, desa dan BUMdes juga menyediakan 5 unit cetakan batako serta alat pendukung lainnya. Kemudian, pemasaran oleh BUMdes langsung dan kini baru tahap untuk kebutuhan masyarakat di desa. Harga satu batako, dijual Rp 2000 antar sampai ke tempat untuk wilayah Desa Babussalam,” ucapnya.

Basron juga menyatakan, pemerintah desa akan tetap komit terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan, terutama bagi para pemuda. (mad)

Foto: Usaha batako di bawah naungan Karang Taruna Desa Babussalam.



×