Sabtu, 06 Januari 2018 - 08:24:54 WIB

Dokter RSUD Ancam Mogok, Dirut RSUD Rohul Janji Bayar Uang Jasa Januari Ini

Editor: Administrator | Dibaca: 120
Dokter RSUD Ancam Mogok, Dirut RSUD Rohul Janji Bayar Uang Jasa Januari Ini

PIRAMIDNEWS.COM - Menyikapi beredarnya surat Komite Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kepada Direktur RSUD Rohul yang berisi kekecewaan para dokter dan perawat RSUD karena tidak kunjung dibayarkannya uang Jasa Medis Dokter dan Perawat, pihak RSUD berjanji akan menyelesaikannya di bulan Januari 2018 ini juga.

Dalam surat tersebut, para dokter dan perawat di RSUD mengancam  mogok apabila hak mereka tidak segera dibayarkan pihak manajemen. Dimana surat tersebut ditujukan ke Direktur RSUD Rohul tertanggal 3 Januari 2018. Terdapat 4 peryataan sikap yang disampaikan Komite Medik dan Komite Perawat RSUD Rohul tersebut.

Point pertama, Komite Medik sampaikan kekecewaan kepada manajemen RSUD yang dianggap tidak konsisten akan kesepakatan awal pembayaran jasa umum dokter dan perawat pada rapat komite medik dengan manajemen pada 18 Desember 2017 lalu.

Sesuai hasil rapat, pihak manajemen berjanji membayarkan Jasa Umum Pelayanan bulan September dan Oktober 2017 pada bulan Januari 2018 yang jumlahnya mencapai Rp 700 juta lebih. Namun kenyataannya, dalam surat yang dikeluarkan Direktur tertanggal 20 Desember 2017, jasa umum tersebut dibayarkan bulan Februari dan April 2018.

Lalu, sesuai dengan tuntutan Komite Medik dan Komite Keperawatan tentang uang tranportasi yang belum dibayarkan (bulan Desember tahun 2015) hingga saat ini, maka Komite Medik dan Komite Perawat RSUD meminta pihak manajemen untuk memberikan solusinya.

Tuntutan ketiga, Komite medik meminta pihak manajemen untuk membuat Surat Hutang Jasa Medis yang belum dibayarkan pihak rumah sakit kepada masing-masing individu dokter spesialis, dokter gigi spesialis,  dan seluruh perawat RSUD Rohul.

Lalu tuntutan keempat, Komite Medik menunggu surat balasan pihak manajemen hingga batas tanggal 4 Januari 2018 jam 10.00 WIB. Apabila sampai batas waktu dimaksud belum ada jawaban, maka mereka bersepakat tidak melakukan pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan mulai Jumat tanggal 5 Januari 2018.

Direktur RSUD Rohul dr Paisal Harahap yang dikofirmasi, Kamis (4/1/2018) mengaku, adanya surat dari Komite Medik tersebut. Namun Paisal menyatakan sudah menjelaskan kepada Komite Medik dan perawat dan memastikan aksi mogok tersebut kemungkinan tidak akan terjadi.

"Saya sudah jelaskan kepada Komite Medik dan perawat, dari hasil pertemuan tadi maka pembayaran jasa medis Oktober dan September akan tetap kita bayarkan di bulan Januari ini yang jumlahnya mencapai Rp 700 juta lebih, “ katanya.

Paisal menyatakan, alasan penundaan pembayaran jasa medis disebabkan karena kondisi keuangan RSUD Rohul yang kini terbelit hutang obat nilainya capai Rp 5,3 miliar. Rencananya, pihak manajemen baru akan membayarkan uang Jasa Medis tersebut setelah cairnya dana dari BPJS Kesehatan. (Mad)


Foto: Direktur RSUD Rohul dr Paisal Harahap

×