Rabu, 01 November 2017 - 22:41:56 WIB

Desa Sontang di Rohul Ini Miliki Surau Suluk Syekh Muhammad Kayo Yang Megah

Editor: Administrator | Dibaca: 71
Desa Sontang di Rohul Ini Miliki Surau Suluk Syekh Muhammad Kayo Yang Megah

PIRAMIDNEWS.COM - Bila selama ini masyarakat hanya melihat surau-surau suluk yang berdiri megah di kawasan ibukota Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) saja, ternyata di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, yang berada nun di hilir Sungai Rokan atau kawasan Timur Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), memiliki Surau Suluk megah.

urau Suluk yang diberi nama Syekh Muhammad Kayo ini berdiri megah di Dusun II Delapan Tali, Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul, Riau,  dan didirikan pada tahun 2013. Salutnya, Surau Suluk megah dengan lima menara di atasnya dan persis berada sekitar 30 meter di tepian aliran Sungai Rokan, dibangun dengan dana swadaya masyarakat.

Setelah dilihat dari dekat, nuansa warna kuning muda dipadukan putih menambah kemegahan Surau Suluk Syekh Muhammad Kayo, berdiri bagaikan kerajaan Islam. Bukan itu saja, bangunan berlantai dua juga disiapkan kamar-kamar dan fasilitas AC dan lainnya, termasuk jenjang (tangga) untuk mencapai lantai dua.

“Surau suluk Syekh Muhammad Kayo, dibangun dengan dana swadaya masyarakat. Kapasitas tampung seribu jamaah, dan kita lengkapi dengan fasilitas,” kata Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto SE, yang kini ditunjuk sebagai Mursyid di Surau Suluk Syekh Muhammad Kayo, Selasa (31/10/2017).

Zulfahrianto yang juga Ketua KNPI Rohul mengaku, Surau Suluk tersebut setiap setahun sekali dilakukan Suluk silaturrahmi, dengan 700 jamaah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jambi, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau dan provinsi lain di Indonesia. Suluk yang dilaksanakan, 10 hari 10 malam dan surau tersebut berkapasitas tampung 1000 jamaah.

Hanya saja yang masih jadi keluhan, Kades Sontang menyebutkan desanya membutuhkan pembangunan sekitar 300 meter turap di tepian Sungai Rokan. Karena saat ini akibat terkikis sungai hanya tinggal 30 meter bibir sungai ke Surau.

“Karena setiap tahunnya terkikis abrasi, kini sudah tinggal 30 meter dari bibir sungai ke surau. Sehingga turap tersebut sangat kita butuhkan, dan kita sudah tanyakan ke instansi terkait, katanya baru bisa dibantu tahun 2018 mendatang,” jelas Zulfahrianto.

Kini, dengan adanya Surau Suluk Syekh Muhammad Kayo yang dibangun megah itu diharapkan masyarakat siap dan selalu giat  memajukan Surau Suluk. Apalagi, setiap tahunnya digelar Suluk Silaturahmi yang didatangi ratusan jamaah.

“Paling penting lagi, bagaimana masyarakat di Desa Sontang juga bisa memanfaatkan fasilitas suluk untuk melakukan kegiatan Islami. Apalagi Rohul berjuluk Negeri “Suluk Berpusaka Nan Hijau”, maka manfaatkan surau yang ada untuk berbagai kegiatan upaya meningkatkan Ukuwah Islamiyah dan meningkatkan keimanan masyarakat di Sontang khususnya,” harap Zulfahrianto. (Mad)

Foto: Surau Suluk Syekh Muhammad Kayo berdiri megah di Dusun II Delapan Tali, Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul.

×