Senin, 16 Desember 2019 - 10:59:16 WIB

Danramil 02 dan Kapolsek Rambah Jadi Narasumber Rakor Pekat, Narkoba, Radikalisme, Terorisme Serta Karlahut

Editor: Administrator | Dibaca: 300
Danramil 02 dan Kapolsek Rambah Jadi Narasumber Rakor Pekat, Narkoba, Radikalisme, Terorisme Serta Karlahut

PIRAMIDNEWS.COM - Camat Bangun Purba Admiral, SP, gelar rapat koordinasi (Rakor) tentang pekat, Narkoba, Radikalisme, Terorisme dan Karlahut.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Bangun Purba, Dihadiri Danramil 02 /Rambah Kapten Inf Kasmir diwakili Babinsa Koramil 02/Rambah Koptu Dedy Nofery. Samosir, juga hadir Kapolsek Rambah IPTU P. Simatupang, KUA Bangun Purba, sekaligus menjadi narasumber di kegiatan tersebut serta dihadiri Kades se Bagun Purba dan para tokoh masyarakat.

Camat Bangun Purba Admiral berharap ke seluruh masyarakat, agar terus menggalakkan larangan tentang pekat, Narkoba, Radikalisme, Terorisme dan Karlahut.

"Marilah kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Bangun Purba,' harap Admiral dalam sambutannya, Senin (16/12/2019).

“Jika TNI dan POLRI turun ke desa, itu merupakan untuk memantau keamanan dan keutuhan Negara kita," terangnya.

Kapolsek Rambah IPTU P. Simatupang yang juga jadi narasumber rakor mengakui, mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) sangat berdampak buruk bagi masyarakat luas.

“Dengan adanya rakor ini, kedepannya akan menambah pengetahuan bagi masyarakat, agar jangan sampai terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba ataupun Narkotika," jelas Kapolsek Rambah IPTU P. Simatupang

“Kami juga menghimbau ke seluruh masyarakat agar jangan membakar lahan dan hutan," tegasnya.

Lanjutnya, apabila ada masyarakat yang membakar lahan dan hutan akan dikenakan sanksi, sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 2018.

Di tempat yang sama, Babinsa Koramil 02/ Rambah Koptu Dedy Nofery. Samosir mengatakan, bahwa paham radikal menjadi 'hantu' yang menyeramkan bagi masyarakat karena menginginkan perubahan secara cepat melalui tindakan ekstrim.

"Perkembangan radikalisme dan terorisme mengikuti pesatnya kemajuan teknologi. Sehingga jangkauannya mampu menembus lintas territorial," ucap KoptuDedy Nofery. Samosir.

Koptu Dedy menambahkan, bahaya tindakan ekstrim ini biasanya di implementasikan dalam bentuk ancaman, teror dan tindakan anarkisme.

"Ini masih merupakan persoalan yang serius. Maka melalui rapat ini, kiranya dapat memutus mata rantai dari sel-sel jaringan terorisme yang perlu di hancurkan," harapnya.(mad)

Teks foto : Camat Bangun Purba, Kapolsek Ramnah dan perwakilan Danramil 02/Rambah foto bersama usai rakor.

×