Kamis, 17 Mei 2018 - 08:08:21 WIB

Anhar Sebut Almarhum Ipda H Auzar Sering Imam Shalat di Masjid Tanjung Alam Rohul

Editor: Administrator | Dibaca: 191
Anhar Sebut  Almarhum Ipda H Auzar Sering Imam Shalat di Masjid Tanjung Alam Rohul

PIRAMIDNEWS.COM - Aksi teror yang terjadi di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018), membuat rasa duka bagi masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terutama warga Tanjung Alam Dusun Suka Mulia, Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan.

Pada peristiwa penyerangan oleh empat lelaki diduga teroris di Mapolda Riau, Rabu pagi pukul 09.00 WIB itu mengakibatkan sejumlah personel polisi yang berjaga terluka, bahkan  seorang personel Polri Ipda H Auzar meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Saat itu, nyawa Ipda Auzar tidak tertolong, setelah ditabrak mobil Avanza putih nomor polisi BM 1192 RQ tepat di pintu masuk Mapolda Riau yang dikendarai para pelaku teros yang menerobos masuk ke Mapolda.

Meninggalnya Ipda Auzar saat teror di Mapolda Riau,  sampai terdengar ke telinga warga Dusun 04 Tanjung Alam Dusun Suka Mulia, Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dimana itu merupakan kampung kelahiran almarhum.

Diakui warga RW 04 Tanjung Alam Dusun Suka Mulia Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, bahwa sosok almarhum Iptu H. Auzar merupakan sosok polisi yang baik serta patut dicontoh. Selain ramah, almarhum juga dikenal taat beribadah dan menjalankan perintah agama.

Anhar (54) yang merupakan teman kecil sekaligus teman sekolah almarhum Ipda Auzar‎ sejak sekolah dasar (SD) mengatakan, sejak kecil almarhum bisa dikatakan anak yang taat serta rajin melaksanakan ibadah shalat ke masjid.

Kemudian, meski sudah menetap di Pekanbaru bersama keluarganya, ‎ almarhum Ipda Auzar masih sering pulang ke kampung kelahirannya di Tanjung Alam, baik saat ada keluarga hajatan ataupun pada hari raya Idul Fitri.

Ketika pulang kampung, almarhum bukan hanya silaturahmi dengan‎ seluruh sanak keluarga dan tetangga, dirinya kerap menjadi imam saat shalat di Masjid Al-Muslimin Tanjung Alam.

Disebutkan Anhar, almarhum terakhir pulang kampung pada Maret 2018 lalu, saat meninggikan kubur kakak perempuan dari saudara ibunya.

"Itu kenangan terakhir saya, dimasa itu almarhum pulang kampung. Saya langsung dipeluk, almarhum kala itu menangis dan saya pun ikut menangis. Itulah pertemuan terakhir kami," jelas Anhar sedih.

Anhar juga mengaku, dirinya sangat mengenal baik almarhum. Bukan hanya sebagai teman kecil dan saudara sepupu, namun mereka juga bersama saat menimba ilmu di SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Tengah Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan Rokan Hulu (Rohul) yang sampai harus mondok atau menumpang di rumah sanak saudara, karena jarak antara kampung ke Kota Tengah cukup jauh, dan saat itu masih banyak binatang buas seperti harimau berkeliaran.

“Almarhum itu adalah orang baik. Dia tamat SMP lalu masuk kerja di Kota Tengah. Dirinya berhenti bekerja dan masuk polisi di Pekanbaru sekitar tahun 1982. Setiap pulang kampung, beliau biasa bertemu dengan teman-teman kecilnya dan warga, dan sering memberikan nasehat,"‎ tambahnya.

Almarhum Ipda Auzar, merupakan anak pertama dari lima bersaudara. Almarhum Ipda Auzar, ungkap Anhar, sangat tidak suka melihat warga atau anak muda mabuk-mabukan, apalagi sampai memakai narkoba.

Bahkan almarhum Ipda Auzar juga pernah terlihat sangat marah, ketika pulang kampung, karena melihat sejumlah anak muda setempat mabuk-mabukan di sebuah acara pesta. Bahkan, saat itu, minuman keras yang memabukkan sampai ditendang almarhum. Setelah mengetahui almarhum merupakan seorang polisi, anak-anak muda tersebut memilih membubarkan diri.

Selain dikenal taat ibadah, anak dari pasangan almarhum Hakim dan almarhumah Izal, semasa muda juga dikenal sebagai anak yang hobi berolahraga. Sepak bola dan bola volly merupakan kegemaran Ipda Auzar, selain berenang di aliran Sungai Batang Lubuh bersama teman-teman sebayanya.

Sebut Anhar, dirinya sangat sedih mendengar kabar teman kecilnya tersebut meninggal saat terjadi penyerangan di Mapolda Riau. Pria ini mengaku,  mendengar almarhum Ipda Auzar meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB pada Rabu kemarin, dari warga yang menelepon keluarga korban di Kota Pekanbaru. ‎(Mad)

Foto: Almarhum Ipda H Auzar di tengah generasi muda dalam suatu kegiatan masjid di Mapolda Riau.


×