Sabtu, 25 Maret 2017 - 16:02:09 WIB

Melihat Akulturasi Melayu dan Eropa pada Mesjid At Tabrani

Editor: Administrator | Dibaca: 939
Melihat Akulturasi Melayu dan Eropa pada Mesjid At Tabrani

PIRAMIDNEWS.COM — Sentuhan arsitektur hasil dari kombinasi Melayu dan Eropa sangat kental pada mesjid ini. Beberapa corak Melayu seperti motif Kaluk Pakis tampak pada atas dinding, juga hiasan motif Pucuk Rebung pada menara. Beberapa ukiran atau pahatan bermotif islami tampak pada dinding mesjid ini.

Sedangkan arsitektur bergaya Eropa terlihat pada ornamen dinding dan bentuk pintu serambi. Akan tetapi jika masuk ke dalam lebih terkesan modern dan minimalis, dengan pintu kaca yang dapat digeser, dan warna cat di dalam yang dominan putih.

Mesjid At Tabrani dibangun dalam komplek Tabrani Islamic Center (TIC) berada di Jalan Bakti, Kelurahan Sidomulyo Timur, Pekanbaru, Riau. Setelah dua tahun masa pengerjaan, akhirnya mesjid berukuran 1600 m² ini bakal diresmikan pada Jumat, 7 April mendatang. Mesjid yang mampu menampung 1.100 jemaah ini juga ditargetkan jadi sentral pendidikan dan kajian Islam juga bisnis. Meski terkesan eksklusif, namun mesjid ini diperuntukkan juga untuk masyarakat umum.

"Saat peresmian nanti setelah Shalat Jumat perdana dilaksanakan, akan dilanjutkan dengan Tablig Akbar yang akan disampaikan Wasekjen MUI Pusat, KH Tengku Zulkarnain," ujar Andre, Ketua TIC didampingi Dr Susiana Tabrani selaku Pembina Yayasan Abdurrab, Sabtu (25/3).

Lebih lanjut disebutkan, kawasan TIC nantinya akan dilengkapi dengan bangunan SMP dan SMA IT Islamic Boarding School, bussines centre, convention hall, asrama mahasiswa,dan juga komplek guru.

Andre juga menjelaskan bahwa Mesjid At Tabrani akan menjadi refresentasi mesjid muslim moderat. Maka mesjid ini menggandeng berbagi pihak untuk mengisi kajian dan pelatihan juga pemberdayaan pada jemaah. (Hamid/pnc)


Foto: Mesjid At Tabrani berada di Komplek Tabrani Islamic Centre Jl Bakti Pekanbaru/hamid/pnc

×