Rabu, 23 Oktober 2019 - 12:15:51 WIB

Kuliah Umum di UIN Suska, Prof Ikhsan Tanggok: Mahasiswa Harus Dibekali Soft Skill

Editor: Administrator | Dibaca: 102
Kuliah Umum di UIN Suska, Prof Ikhsan Tanggok: Mahasiswa Harus Dibekali Soft Skill

PIRAMIDNEWS.COM - Guna mengantisipasi tersedianya lapangan kerja terhadap lulusan fakultas agama di Perguruan Tinggi Agama Islam, maka mahasiswa dan mahasiswi sedini mungkin harus menguasai soft skill sedini mungkin.

"Guna mengantisipasi tersedianya lapangan kerja yang sempit bagi lulusan dari program studi Agama Islam dari Perguruan Tinggi Islam maka para lulusan sedini mungkin harus menguasai soft skill. Penguasaan ini penting dilakukan agar lulusan memiliki kemampuan selain ilmu yang dipelajari di bangku kuliah,” ujar Profesor Dr M Ikhsan Tanggok MSi, Guru Besar  Ilmu Perbandingan Agama asal UIN Syarif Hidayahtullah Jakarta, saat memberikan Kuliah Umum berthema Tantangan dan Peluang Studi Agama-agama di Indonesia,  di Islamic Centre, Kampus Raja Haji II, UIN Suska, Senin (21/10/2019).

Tampak hadir saat acara tersebut di antaranya Wakil Dekan Satu Dr Husni Thamrin Msi, Wakil Dekan Dua Dr Zulkifli MAg, Wakil Dekan Tiga Dr Ridwan Hasbi Lc MA beserta mahasiswa dan mahasiswi serta civitas akademika.

Lebih lanjut guru besar asal  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menjelaskan, banyaknya jurusan di universitas Islam tidak memiliki prospek yang jelas dalam dunia kerja, pemikiran itu wajar-wajar saja karena memang tidak ada lembaga khusus yang menampung lulusan dari jurusan tersebut.

“Mahasiswa-mahasiswi yang saat ini kuliah di jurusan Perbandingan Agama, Filsafat, Tafsir Hadist, Sastra Arab, sudah pasti terbersit di pikirannya mau kerja dimana setelah lulus. Pemikiran itu wajar-wajar saja karena tidak ada lembaga khusus yang menampung lulusan daru jurusan tersebut,” ungkap Prof Ikhsan Tanggok.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushulludin yang diwakili Wakil Dekan Satu Dr Husni Thamrin menguraikan, mahasiswa-mahasiswi yang saat ini  kuliah di fakultas umum maupun agama tentu menginginkan untuk masa depan yang lebih baik.

“Dulu, mahasiswa dan mahasiswi pikir-pikir untuk masuk kuliah di fakultas Ushulludin. Sekarang, justru terbalik dimana animo mahasiswa dan mahasiswi sangat tinggi untuk berkuliah di tempat kita. Dimana, peserta dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang meningkat, sehingga jangan heran kondisi semakin penuh persaingan dimasa mendatang ,” ujar Dr Husni Thamrin.

Selain mengelar kuliah umum, Fakultas Ushulludin UIN Suska juga meluncurkan 9 buku yang ditulis pakar ataupun guru besar di bidang masing-masing keilmuan. Pertama, Dr Khairunnas Jamal yakni Tafsir Ahkam, Ayat-ayat Ibadah, Munakahat dan Muamalah. Kedua, Dr Jamaluddin MUs dan Dr Zulkifli MAg menulis Akhlak Tasawuf. Ketiga, Dr Rina Rehayati MAg, Islam dan Tamaddun  Melayu. Pemikiran Islam Raja Ali Haji di Kesultananan Riau Lingga. 

Keempat, Dr  Khotimah MAg, Agama Yahudi. Kelima, Dr Husni Thamrin, Eco Islamic Culture, Pendekatan Sosiologi Lingkungan dalam Penyelamatan Lingkungan dengan editor Dr H Jamaluddin dan Kata Pengantar  oleh Rektor  UIN Suska Riau Prof Dr H Ahmad Mujahidin SAg MAg. 

Keenam, Prof Dr H Kurnial Ilahi MA menulis buku Ilmu Perbandingan Agama, dengan editor Dr Husni Thamrin. Ketujuh Dr H Jamaluddin MUs dan Dr Shabri Shaleh Anwar MPdi, Tantangan Keluarga Era Digital, editor Husni Thamrin. Ke delapan, Khairiah MAg, Agama Budha. Kesembilan Dr Husni Thamrin dengan judul buku Antropologi Melayu dengan Kata Pengantar  Prof  Emeretus Datuk Wira Dr Mohd Yusoff Bin Haji Hashim. (ari)

Foto: Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau menggelar bedah buku yang menghadirkan Prof. Dr. M. Ikhsan Tanggok, M.Si, Guru Besar Ilmu Perbandingan Agama UIN Syarif Hidayatullah sebagai narasumber

 

ng jelas dalam dunia kerja, pemikiran itu wajar-wajar saja karena memang tidak ada lembaga khusus yang menampung lulusan dari jurusan tersebut.
“Mahasiswa-mahasiswi yang saat ini kuliah di jurusan Perbandingan Agama, Filsafat, Tafsir Hadist, Sastra Arab, sudah pasti terbersit di pikirannya mau kerja dimana setelah lulus. Pemikiran itu wajar-wajar saja karena tidak ada lembaga khusus yang menampung lulusan daru jurusan tersebut,” ungkap Prof Ikhsan Tanggok.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushulludin yang diwakili Wakil Dekan Satu Dr Husni Thamrin menguraikan, mahasiswa-mahasiswi yang saat ini  kuliah di fakultas umum maupun agama tentu menginginkan untuk masa depan yang lebih baik.
“Dulu, mahasiswa dan mahasiswi pikir-pikir untuk masuk kuliah di fakultas Ushulludin. Sekarang, justru terbalik dimana animo mahasiswa dan mahasiswi sangat tinggi untuk berkuliah di tempat kita. Dimana, peserta dari tahun ke tahun menunjukkan grafik yang meningkat, sehingga jangan heran kondisi semakin penuh persaingan dimasa mendatang ,” ujar Dr Husni Thamrin.
Selain mengelar kuliah umum, Fakultas Ushulludin UIN Suska juga meluncurkan 9 buku yang ditulis pakar ataupun guru besar di bidang masing-masing keilmuan. Pertama, Dr Khairunnas Jamal yakni Tafsir Ahkam, Ayat-ayat Ibadah, Munakahat dan Muamalah. Kedua, Dr Jamaluddin MUs dan Dr Zulkifli MAg menulis Akhlak Tasawuf. Ketiga, Dr Rina Rehayati MAg, Islam dan Tamaddun  Melayu. Pemikiran Islam Raja Ali Haji di Kesultananan Riau Lingga. 
Keempat, Dr  Khotimah MAg, Agama Yahudi. Kelima, Dr Husni Thamrin, Eco Islamic Culture, Pendekatan Sosiologi Lingkungan dalam Penyelamatan Lingkungan dengan editor Dr H Jamaluddin dan Kata Pengantar  oleh Rektor  UIN Suska Riau Prof Dr H Ahmad Mujahidin SAg MAg. 
Keenam, Prof Dr H Kurnial Ilahi MA menulis buku Ilmu Perbandingan Agama, dengan editor Dr Husni Thamrin. Ketujuh Dr H Jamaluddin MUs dan Dr Shabri Shaleh Anwar MPdi, Tantangan Keluarga Era Digital, editor Husni Thamrin. Ke delapan, Khairiah MAg, Agama Budha. Kesembilan Dr Husni Thamrin dengan judul buku Antropologi Melayu dengan Kata Pengantar  Prof  Emeretus Datuk Wira Dr Mohd Yusoff Bin Haji Hashim. (ari)
Foto: 

×