Rabu, 27 Februari 2019 - 21:46:16 WIB

Karhutla Berlanjut, 1.400 Kilo Garam Ditabur

Editor: Administrator | Dibaca: 45
Karhutla Berlanjut, 1.400 Kilo Garam Ditabur

PIRAMIDNEWS.COM-TNI Angkatan Udara sudah menebar 1.400 kilogram garam guna menyemai awan agar dapat menjadi awan hujan. Aktivitas yang diistilahkan dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) itu sudah dilakukan dua hari, Selasa, 26 Februari 2019 dan Rabu, 27 Februari 2019.

Komandan Lapangan Udara Roesmin Nurjadin (Danlanud RSN) Marsekal Pertama Ronny Irianto Moningka ketika menjawab pertanyaan wartawan, Rabu, 27 Februari 2019, menyampaikan, TMC sudah mulai dilaksanakan sejak Selasa, 26 Februari 2019 siang. TMC dilaksanakan menggunakan pesawat Casa.

Dilanjutkan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud RSN Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan, “Untuk saat ini, hujan buatan yang diupayakan menggunakan Casa C-212 Aviocar dari Skadron 4 Lanud Abdurrahman Saleh Malang.”

“Kemarin sudah dilakukan penyemaian garam sebanyak enam ratus kilogram per sortie,” kata Jajang lagi. Sementara pada Rabu disebar sebanyak 800 kilogram garam.

Cerah

Penyemaian itu dilakukan saat cuaca cukup cerah. “Kita harus lihat mana potensi-potensi awan yang memungkinkan untuk menjadi awan hujan. Ada kriteria awan-awan tertentu. Sehingga, membacanya harus menggunakan satelit.”

“Setelah itu, baru kita lihat awan mana yang paling mendekati dengan hotspot (titik panas, red) dan daerah-daerah rawan kebakaran.” Katanya pula.

Diungkapkan, saat ini titik penyebaran penyemaian itu berada di daerah-daerah kebakaran, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Meranti.

Karena itu, Jajang mengungkapkan, stok garam harus mereka perhatikan. “Kami berkoordinasi dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, red). Begitu garam menipis, kita minta segera mengirimkan garam sebagai stok di kami.” (din)

Foto: Lokasi karhutla di Pelalawan beberapa waktu lalu. (dina)

×