Sabtu, 09 September 2017 - 06:51:37 WIB

KIARA: Ada 39 Juta Perempuan Nelayan di Indonesia, Perlu Hak yang Sama

Editor: Administrator | Dibaca: 77
KIARA: Ada 39 Juta Perempuan Nelayan di Indonesia, Perlu Hak yang Sama

PIRAMIDNEWS.COM - Nelayan bukan hanya laki-laki. Hal tersebut berkali ditegaskan Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) usai bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Jumat (8/9) siang.

Sekretaris Jenderal KIARA Susan Herawati mengatakan, para perempuan nelayan tersebut juga terancam kematian saat berlayar sehingga membutuhkan adanya asuransi nelayan.

Pusat Data dan Informasi KIARA mencatat, setidaknya terdapat 39 juta orang perempuan nelayan yang terlibat dalam aktivitas perikanan di seluruh Indonesia.

Dalam studi yang dilakukan oleh KIARA, ditemukan fakta bahwa perempuan nelayan sangat berkontribusi di dalam rantai nilai ekonomi perikanan, mulai dari pra-produksi sampai dengan pemasaran. Bahkan tidak sedikit yang melaut dengan kapal.

"Risiko ditabrak kapal lain saat melaut dan tidak ada yang mengganti ketika alat pencari ikan hilang," kata SUsan di Gedung KKP.

Pusat Data dan Informasi KIARA Mei 2014 mencatat, sedikitnya 56 juta orang terlibat di dalam aktivitas perikanan (mulai dari penangkapan, pengolahan, sampai dengan pemasaran hasil tangkapan). Dari jumlah itu, 70 persen atau sekitar 39 juta orang adalah perempuan nelayan.

Mereka merupakan aktor penting yang berkontribusi dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan ekonomi keluarga nelayan ketika pekerja perikanan bekerja di atas kapal perikanan.

Berdasarkan Indeks konsumsi ikan yang dirilis oleh Kementerian Kelautan dan perikanan Indonesia pada 2016 ditemukan fakta bahwa tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia sudah mencapai 40 kilogram (kg) per kapita per tahun.

Angka ini mengalami kenaikan dari tahun 2015 yang berkisar pada 37-38 kg per kapita per tahun. Pada tahun 2019, akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pemerintah menargetkan konsumsi ikan nasional mencapai 54,5 kilogram per kapita per tahun.

Susan menegaskan, jika perempuan nelayan di Indonesia tidak dilindungi dan diberdayakan oleh pemerintah, maka target konsumsi ikan nasional pada 2019 tidak akan tercapai.

"Target tersebut takkan tercapai karena perempuan nelayan dirampas ruang hidupnya oleh invetasi secara masif dan terstruktur," ungkapnya. (rep/pnc)


Foto: Perempuan nelayan tangguh sedang melaut (net)

×