Minggu, 06 Mei 2018 - 21:41:34 WIB

Kebijakan Pemerintah Dinilai Tingkatkan Pertumbuhan Properti 2018

Editor: Administrator | Dibaca: 68
Kebijakan Pemerintah Dinilai Tingkatkan Pertumbuhan Properti 2018

PIRAMIDNEWS.COM - Rumah.com Property Index mencatat bahwa median harga properti residensial secara nasional berada di titik 104,7 pada kuartal I 2018. Angka tersebut naik 1,06 persen jika dibandingkan kuartal yang sama pada 2017 tetapi turun jika dibandingkuartal sebelumnya.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, menjelaskan bahwa dalam satu tahun terakhir, pasar properti nasional telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun demikian, Index belum bisa mencapai titik tertinggi sejak 2015, yakni 105,9, yang terjadi pada kuartal I 2016.

Penurunan Index harga properti residensial nasional pada kuartal I 2018 secara kuartalan dipengaruhi oleh penurunan yang terjadi di sejumlah provinsi padat hunian di Indonesia. DKI Jakarta turun sebesar 0,39 persen sementara Banten mengalami penurunan sebesar 1,8 persen dan Jawa Timur mengalami penurunan terbesar yakni 2,1 persen.

Pasar properti residensial di Jawa Barat tetap stabil. Index Jawa Barat berada pada titik 107,3 atau naik sebesar 1,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Jawa Tengah juga mengalami kenaikan Index, yakni sebesar 0,6 persen.

“Sementara itu dari sisi suplai properti residensial secara nasional, berdasarkan Rumah.com Property Index mengalami kenaikan sebesar 6,8 persen pada kuartal 2018 dibandingkan dengan kuartal IV 2017. Secara tahunan, suplai properti residensial nasional mengalami peningkatan sebesar 8,1 persen,” jelas Ike dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (6/5).

Index suplai properti residensial tertinggi sejak 2015 tercatat pada Q3 2017, sebesar 146,7. Tren suplai properti residensial secara nasional dalam setahun terakhir bergerak fluktuatif namun stabil secara jangka panjang. Pasokan yang stabil dari pihak penjual mengindikasikan permintaan pasar masih relatif datar.

Kenaikan suplai properti terjadi di provinsi-provinsi padat hunian. DKI Jakarta dan Banten mencatatkan kenaikan pada kisaran 4,8 persen. Kenaikan tertinggi terjadi di Jawa Timur, sebesar 9,1 persen. Jawa Barat juga mencatatkan kenaikan suplai properti yang cukup tinggi, yaitu sebesar 7,4 persen.

Rumah.com Property Affordability Sentiment Index Semester I 2018 menunjukkan minat responden terhadap properti berada pada kisaran harga di bawah Rp 750 juta. (lip6/pnc)

Foto: Gedung-gedung tinggi di Ibukota Jakarta (Ilustrasi/net)

×