Jumat, 06 Oktober 2017 - 18:42:31 WIB

Ini Kiat Pengembang Menggairahkan Pasar Properti

Editor: Administrator | Dibaca: 112
Ini Kiat Pengembang Menggairahkan Pasar Properti

PIRAMIDNEWS.COM - Meski bisnis properti belum sepenuhnya bergairah, namun sejumlah pengembang berkeyakinan masyarakat masih memiliki kemampuan untuk menginvestasikan dananya di bisnis properti. "Masyarakat memiliki dana, tapi mereka tahan dahulu dengan berbagai pertimbangan," kata Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Sevices Sinar Mas Land,

Apalagi dalam dua tahun ke depan, Indonesia akan menggelar pemilu yang menjadi barometer bagi kalangan pebisnis. Usai pesta demokrasi biasanya tren penjualan sedikit tertahan, sebelum naik seiring dengan pulihnya situasi politik ekonomi. "Tahun ini sampai 2018 orang masih wait and see," katanya, Kamis (5/10).

Meski demikian, kalangan pengembang tetap menggelar berbagai strategi pemasaran produk untuk menggairahkan pasar. Seperti yang dilakukan  Sinar Mas Land, melalui program Price Lock.

Dalam program ini konsumen bisa membayar uang muka sebesar 15 persen sepanjang Oktober hingga Desember yang bisa dicicil hingga 24 kali. Konsumen juga dapat fasilitas cuti bayar karena sisa 85 persen baru akan dibayar pada Januari 2020. Jika konsemuen melakukan pelunasan sebelum Januari 2019, akan ada potongan harga tambahan sebesar 5 persen.

Konsumen akan diberikan fasilitas potongan harga langsung untuk pembelian ready stock sebesar 20 persen, jika memilih cara pembayaran tunai atau melalui KPR Ekspres. Konsumen juga diharapkan cepat mengambil keputusan karena pada November 2017, program uang muka 15 persen hanya dapat dicicil 12 kali.  Di bulan Desember uang muka 15 persen ini hanya bisa dicicil 6 kali.

Pada Desember 2017, DP 15 persen hanya dapat dicicil 6 kali. Untuk barang ready stock, apabila memilih cara pembayaran secara hard cash atau KPR Ekspres, diskon menjadi 10 persen. Singkat kata, melalui program price lock, konsumen berkesempatan memilih program yang sesuai dengan keinginan dan mendapatkan berbagai macam keuntungan.

“Ekspektasi kami melalui program ini adalah mendukung aspirasi konsumen supaya bisa mempunyai hunian yang mudah," kata Ishak. (rep/pnc)


Foto: Bisnis properti masih menjanjikan (Ilustrasi/net)

×