Selasa, 01 Mei 2018 - 18:58:24 WIB

Setelah Diverifikasi Provinsi, Usulan DAK Fisik Kampar 2019 Sebesar RP. 969,4 Miliar

Editor: Administrator | Dibaca: 252
Setelah Diverifikasi Provinsi, Usulan DAK Fisik Kampar 2019 Sebesar RP. 969,4 Miliar

PIRAMIDNEWS.COM - Usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kabupaten Kampar  Tahun Anggaran 2019, setelah diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi Riau menjadi Rp. 969.404.655.259,26 dengan jumlah usulan kegiatan sebanyak 2.953 usulan.  Jenis usulan ini terdiri dari usulan kegiatan reguler sebanyak 2.906 kegiatan dan usulan kegiatan penugasan sebanyak 47 kegiatan.

Demikian disampaikan Plt Kepala Bappeda Kabupaten Kampar M Fadli Mukhtar SPi MSc melalui Kepala Bidang Litbang, Perencanaan dan Pengendalian (LPP) Bappeda Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata SSi MSi kepada wartawan, Ahad (29/4/18).

Dijelaskan Yusdiyen, sebelum diverifikasi Provinsi Riau,  usulan DAK Fisik Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019 adalah sebanyak  2.983 usulan kegiatan  dengan nilai sebesar Rp. 1.010.396.048.559 (Rp. 1,01 Triliun). Sebanyak 2.983 usulan itu terdiri dari usulan reguler sebanyak 2,936 usulan dan usulan penugasan  sebanyak 47 usulan.

"Usulan DAK Fisik Tahun 2019 sudah diverifikasi oleh Provinsi, nilai usulan setelah diverifikasi sebesar Rp. 969,4 Milyar dengan jumlah usulan kegiatan 2.953 usulan," ujar Yusdiyen.

Disampaikan Yusdiyen, setelah diverifikasi  Provinsi ini, tahapan selanjutnya adalah verifikasi di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri RI dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. Setelah itu usulan ini diverifikasi lagi oleh Kementerian Keuangan RI.

Terkait dengan usulan DAK Fisik Tahun Anggaran 2019 ini, Bappeda Kabupaten Kampar telah melakukan rapat dengan seluruh OPD pengusul kegiatan DAK Fisik Tahun Anggaran 2019, pada Jumat (27/4/18), di aula Bappeda Kabupaten Kampar dengan agenda Rapat Pemantapan Usulan DAK Fisik Tahun Anggaran  2019 dan Persiapan Pembahasan Multilateral Meeting Musrenbang Nasional. Rapat dipimpin oleh Plt Kepala Bappeda M Fadli Mukhtar.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa OPD harus mempersiapkan proposal teknis. "Kita ingin ada perubahan dalam usaha meraih  DAK ini,  makanya  OPD di pacu  untuk melakukan lobi-lobi (komunikasi dan koordinasi) dengan pemerintah pusat, tentunya ini harus dibekali dengan proposal teknis," jelas Yusdiyen.

Disampaikan Yusdiyen bahwa Bupati Kampar telah menegaskan,  setiap OPD itu harus punya target dalam meraih DAK itu. "Bapak Bupati sudah menargetkan minimal 20 % dari nilai usulan yang diajukan harus dapat (berhasil) diraih, makanya usaha OPD harus maksimal dalam perjuangan mendapatkan dana DAK ini," ujarnya.

Sebagai gambaran bahwa pada Tahun Anggaran 2017 Kabupaten Kampar mendapat DAK Fisik sebesar Rp. 112.345.716.000 (Rp. 112 Miliar),  sedangkan pada Tahun Anggaran 2018 Kampar mendapat DAK Fisik sebesar Rp.  95.165.227.000 (Rp.95 Miliar) (hj)

Foto: Rapat Pemantapan Usulan DAK Fisik TA 2019 dan Persiapan Pembahasan Multilateral Meeting Musrenbang Nasional Anggaran 2019 di Aula Bappeda Kabupaten Kampar, Jumat (27/4/18). (HJ)


×