Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39:21 WIB

Merawat Budaya Lewat Seni, Sungai Alam Tampilkan Pagelaran Lagu Melayu, Puisi dan Gambus

Editor: Administrator | Dibaca: 475
Merawat Budaya Lewat Seni, Sungai Alam Tampilkan Pagelaran Lagu Melayu, Puisi dan Gambus

PIRAMIDNEWS.COM  – Tampak berbeda suasana malam di Desa Sungai Alam, Kabupaten Bengkalis, Riau. Masyarakat berangsur-angsur memadati halaman MDTA Al Amin Sungai Alam. Mulai usia muda hingga dewasa memenuhi lapangan yang pada siang harinya digunakan untuk proses pendidikan agama Islam itu.

Ratusan masyarakat hadir untuk menyaksikan Malam Seni dan Budaya Desa Sungai Alam, Rabu (17/10). Dengan tema “Merawat Budaya Lewat Seni”.

Pagelaran seni tersebut menyuguhkan lagu melayu, puisi, gambus, dan tontonan film produksi BB Plus Company. Ahmadi, kepala Desa (Kades) Sungai Alam percaya diri tampilkan Kelompok Masyarakat Binaan Desa Sungai Alam kepada masyarakat Bengkalis.

Acara yang melalui tahap perencanaan dua bulan lamanya ini mencuri perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, masyarakat yang datang akan disambut dengan lampu-lampu colok di sepanjang jalan menuju lokasi.

Dengan tempat yang sengaja dibuat sederhana, Ahmadi ingin menyatukan keberagaman dengan menonjolkan kebersamaan. Masyarakat yang hadir disediakan tikar untuk duduk, begitu pula tamu jemputan dari anggota DPRD Irmi Syakip Arsalan yang juga terlihat duduk membaur dengan masyarakat lainnya.

Ahmadi yang mengaku turut memiliki tanggung jawab untuk melestarikan seni dan budaya ingin masyarakat menyaksikan apa yang telah dihasilkan sebagian kelompok masyarakat Desa Sungai Alam sehingga yang lain terpacu untuk ikut andil melestarikan budaya.

“Perlu sama-sama kita perhatikan seni dan budaya yang ada, saling mendukung satu sama lain sehingga ada semangat bersama agar ini semua tidak punah,” ucap Ahmadi.

Di lain sisi, Zulkifli selaku Ketua BB Plus Company mengaku senang dengan perhatian Pemerintah Desa Sungai Alam yang telah menyelenggarakan Malam Seni dan Budaya sehingga nonton bareng (Nobar) film keempat bernuansa melayu tahun 70-an berjudul “Bunge Tak Sekuntum,” dapat terlaksana.

Berdurasi satu jam delapan menit, film ini menjadi puncak dari acara Seni dan Budaya Desa Sungai Alam. Masyarakat yang menyaksikan ikut terbawa suasana film yang diproduseri oleh Suyendri itu. ( rls/diskominfotik)


Foto: Masyarakat tumpah ruah menyaksikan pagelaran seni di Halaman MDTA Al Amin  Desa Sungai Alam, Rabu (17/10).


×