Senin, 23 Desember 2019 - 21:11:37 WIB

Ahmad Syah Harrofie untuk Bengkalis Lebih Baik

Editor: Administrator | Dibaca: 225
Ahmad Syah Harrofie untuk Bengkalis Lebih Baik

PIRAMIDNEWS.COM - AHMAD Syah Harrofie (ASH) menjadi sosok unggul dalam bursa bakal calon Bupati Bengkalis, Riau, menggantikan Amril Mukminin.

Nama Ahmad Syah tiba-tiba menjadi topik perbincangan Politik Pilkada Bengkalis. Birokrat tulen sarat pengalaman ini mulai di elus elus sebagai salah satu bakal kandidat yang cukup diperhitungkan.

Kebapaan namun berjiwa milenial. Itulah kesan yang nampak dari H. Ahmad Syah Harrofie SH MH. Pria yang akrab dengan panggilan "Ngah Harrofie", ini sudah sangat familiar dan populer di kalangan masyarakat Riau.

Mungkin di dalam habitat birokrasi yang dia debut hingga kini, Ahmad Syah boleh dibilang salah satu dari sekian banyak eselon yang tetap eksis di semua era. Sebutlah misalnya mulai dari era Gubernur Soeripto, Saleh Djasit, Rusli Zainal, Annas Maamun, Andi Rachman bahkan Syamsuar.

Semua era kepemimpinan Riau ini selalu "memakai" Ahmadsyah dalam berbagai bidang di lingkungan Pemprov Riau. Situasi ini jarang ditemui. Bukan faktor keberuntungan, tapi kemampuan manajerial dan profesionalitas menjadi alasan yang patut dikemukakan.

Tidak mudah juga bagi Ahmadsyah untuk bisa eksis hingga sekarang. Semua yang diraihnya selama ini ternyata melalui proses panjang. Bahkan jadi penjaja kue keliling dan guru ngaji pun pernah dilakoninya.

"Dari kecil, sejak saya sekolah dasar, saya sudah membantu orang tua mencari nafkah. Seusai sholat subuh, saya menjajakan kue keliling kampung. Ke sekolah pun saya membawa kue untuk dititipkan di kedai sekolah," kenang Ahmad Syah.

Kerja keras pria yang kerap disapa Ngah Harrofie ini terus berlanjut hingga ia kuliah di Kota Pendidikan Yogyakarta. Kalau di kampung Ahmad Syah sibuk dengan menjajakan kue kelilingnya, tapi di Yogyakarta ia sibuk menjadi guru ngaji keliling kampung.

"Saya keliling berbagai pengajian di Kecamatan Kraton Yogyakarta. Saya jadi guru ngaji di sana," ujarnya lagi.

Aktif Berorganisasi

Sejak muda, Ahmad Syah memang aktif berorganisasi. Karir aktivisnya dimulai sejak ia menjadi Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN Bagansiapiapi tahun 1974. Dari sinilah jiwa organisasi dan kepemimpinannya tertempa hingga banyak amanah ketua organisasi yang diembannya, misalnya Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau tahun 1995.

Di bidang pemerintahan, Ahmad Syah pun bukan orang sembarangan. Mulai dari Kepala biro umum, Kepala Badan, Asisten. Berkat kematangannya inilah yang membuat Gubernur Riau Periode 2013-2018 Andi Rachman menunjuknya sebagai Pj Bupati Bengkalis tahun 2015-2016.

Dalam kurun satu tahun usia pemerintahannya, tentu bukan tugas yang mudah. Selain tugas tugas kerakyatan dia juga harus mempersiapkan Pilkada Bengkalis. Namun berkat pengalaman dan kemampuan birokrasi yang ia miliki, semua tugas-tugas Pj Bupati dia lalui dengan sukses.

Masyarakat Bengkalis begitu senang dan tak sedikit pula yang merasa haru saat acara perpisahan di ujung masa jabatan. Termasuk para kalangan jurnalis, turut merasakan kepemimpinan yang mereka [kalangan media] sebut soft.

"Pak Ahmadsyah Harrofie terasa sekali kesejukannya dalam memimpin. Beliau seperti bupati sesungguhnya. Dekat dengan rakyat tanpa memilah milah, termasuk kepada wartawan atau media," ujar Dakeslim salah seorang tokoh muda yang juga berprofesi sebagai wartawan.

Mulai Dibincangkan

Jelang Pilkada Bengkalis yang akan digelar tahun depan, nama Ahmad Syah Harrofie yang akrab disapa Ongah Ahmad Syah ini mulai jadi buah bibir. Bahkan menurut sejumlah tokoh yang berbincang dengan media ini, banyak masyarakat Bengkalis yang meminta Ahmad Syah maju.

Rata rata alasan yang dikemukakan diantaranya pengalaman dan gaya kepemimpinan yang dimiliki Ahmadsyah yang menurut mereka layak untuk merubah wajah Bengkalis yang beberapa tahun ini kurang bergairah.

"Bengkalis butuh figur yang berpengalaman, baik di birokrasi maupun menata kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Saya pikir pak Ahmad Syah layak dimajukan selangkah ditinggikan seranting untuk memimpin Bengkalis kedepannya," kata salah seorang tokoh masyarakat Bengkalis yang meminta namanya di simpan dulu untuk menjaga perasaan figur lain.

Merespon dirinya mulai disebut sebut untuk Pilkada Bengkalis, Ahmad Syah masih belum tegas. Ia masih malu-malu. Namun dari jawaban yang ia balas lewat aplikasi WhatsApp saat ditanyakan awak media, Ahmadsyah sepertinya punya keinginan kuat.

"Terimakasih atas dukungan nya. Namun sebelum melangkah lebih jauh semua kita bahas dulu dengan tim," ujar Ahmad Syah diplomatis.

Akankah jawaban itu memberi sinyal kepada publik Bengkalis terhadap keseriusan dirinya maju sekaligus ingin "mewakafkan" diri untuk kepentingan masyarakat Bengkalis diujung pengabdiannya sebagai birokrat tulen? Wallahualam.

Punya Modal Sosial Mumpuni

Andai kata Ahmad Syah serius maju, mungkin dia tidak begitu sulit lagi mem -branding diri. Modal ini bisa di kapitalisasi sebagai modal sosial yang mumpuni untuk Pilkada Bengkalis nanti.

"Dari segi popularitas, Saya pikir Ahmad Syah dah cukup. Kalau memang serius, dia tinggal melakukan lobi-lobi dengan partai politik dan turun ke sentra sentra warga di sejumlah kecamatan di Bengkalis," ujar pengamat politik Fauzi Kadir, Jumat (20/12/2019).

Dimata Fauzi, Ongah Ahmad Syah adalah figur yang sarat pengalaman dalam berbagai lini masa kehidupan. Mulai berorganisasi sampai sekarang ini masih tetap eksis di blantika pemerintahan Riau.

"Itu menandakan sosok [Ahmad Syah] memang sudah punya modal sosial yang lebih dari cukup dan layak dimajukan selangkah ditinggikan seranting dalam kontestasi politik elektoral Pilkada Bengkalis, dengan catatan beliau serius bertarung dengan mengusung perubahan lewat ide serta gagasan kerakyatan yang kontekstual serta kekinian, terutama menyangkut isu ekonomi rakyat Bengkalis yang hari ini tidak begitu bergairah, " papat Fauzi.

Untuk itu, lanjut Fauzi mumpung masih ada waktu, disarankan agar Ahmad Syah dapat bergerak cepat melakukan konsolidasi politik secara internal maupun eksternal dengan mengunjungi wilayah wilayah yang 'gemuk' di beberapa kecamatan di Bengkalis.

"Turun, sapa, serta tawarkan visi besar Anda kepada rakyat, visi perubahan ekonomi, sosial, serta visi strategis lainnya yang memang benar benar dibutuhkan oleh rakyat Bengkalis hari ini. Yakinkan kepada mereka [rakyat] bahwa Anda serius, bukan hanya penggembira Pilkada, " tandas Fauzi.(rls/pnc)

Biodata

Nama:H AHMAD SYAH HARROFIE SH MH
Tempat/Tanggal Lahir: Bagan Siapiapi 15 Agustus 1960
Hobi: Membaca dan bekerja
Pendidikan Formal
- SDN Bagansiapiapi (1972)
- SMPN Bagansiapiapi (1975)
- SMA Seri Rama Pekanbaru (1979)
- S1 Fakultas Hukum UII YOGYAKARTA (1985)
- S2 Fakultas Hukum UII YOGYAKARTA (2003)
Pendidikan Non Formal
- Kader Terpadu Nasional Parpostel (1987)
- Sepala Tahun 1991 di Bukit Tinggi
- MOT Tahun 1988 di Pekanbaru
- Wasnal Tahun 1992 di Pekanbaru
- SPAMA Tahun 1996 di Pekanbaru
- SPAMEN Tahun 2001 di Jakarta
- AMDAL A Tahun 2003 di Semarang
Jabatan Pemerintahan, DPRD & Perguruan Tinggi
- Dosen di Universitas Lancang Kuning (1987-1995)
- Dosen Akademi Pariwasata EPH Pekanbaru (1988-1995)
- Kasubag Umum Diparda Riau (1988-1997)
- Anggota DPRD Riau Fraksi Golkar (1997-1999)
- Kepala Biro Umum Setdaprov Riau (1999-2003)
- Plt Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau (2003)
- Kepala Bapedalda Riau (2003-2004)
- Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Riau (2004-2006)
- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau (2008-2009)
- Kepala Dinas Kominfo dan PDE RIAU (2010-2015)
- Plt Sekretaris DPRD Riau (2015)
- Asisten I Setdaprov Riau (2015-sekarang)
- Penjabat Bupati Bengkalis (2015-2016)
- Pj Sekdaprov Riau (2019).
Pengalaman Organisasi
- Ketua OSIS SMPN Bagansiapiapi (1974-1975)
- Sekretaris Media Sera Pekanbaru (1978-1979)
- Majalah Keadilan FH UII Yogyakarta (1981-1982)
- Sekretaris Senat Mahasiswa FH UII Yogyakarta (1992-1983)
- Ketua BPM FH UII Yogyakarta (1983-1984)Â
- Kabid HMI KORKOM UII Yogyakarta (1983-1984)
- Wakil Sekretaris GM Kosgoro Riau (1991-1996)
- Wakil Ketua KNPI Riau (1988-1991)
- Sekretaris KNPI Riau (1991-1994)
- Ketua KNPI Riau (1995-1998)
- Ketua MPI Riau (1998-2001)
- Wakil Sekretaris PDK Kosgoro Riau (1998-2003)
- Sekretaris ICMI Orwil Riau (1999-2000)
- Ketua HKTI Riau (2002-2005)
- Ketua Percasi Riau (2003-2007)
- Ketua PD IPI Riau (2007-2011)Â
- Wakil Ketua KAHMI Korwil Riau (2010-2013)
- Sekjen Sekber LARM Se-Sumatera (2007-2010)
- Wakil Sekum KONI Riau (2009-2013)
- Ketua ICMI Orwil Riau (2010-2013)
- Ketua Percasi Riau (2011-2015)
- Ketua PDK Kosgoro Riau (2011-2015)
- Wakil Ketua PB PON XVIII (2011-2012)
- Dewan Pakar KAHMI Riau (2011-2015)
- Ketua IKA UII Riau (2011-2015)
- Wasekum KONI Riau (2014-2018)
- Ketua LPTQ Riau (2016-2020)
- Waketum PBVSI Riau (2019-2022).

×