Advertorial Pemprov Riau
Senin, 18 Desember 2017 - 22:59:09 WIB

DIPA 2018 untuk Kemajuan Pembangunan Riau

Editor: Administrator | Dibaca: 107
DIPA 2018 untuk Kemajuan Pembangunan Riau

DIPA 2018 untuk Kemajuan Pembangunan Riau

GUBERNUR Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggatan (DIPA) 2018 kepada pimpinan satuan kerja instansi vertikal dan Satuan Serta (Satker) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku kuasa pengguna anggaran.

Selain itu, orang nomor satu di Riau ini juga menyerahkan daftar alokasi transper ke daerah dan dana desa 2018 kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Riau. Penyerahan DIPA ini dilakukan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran di daerah lebih cepat dan segera memberikan manfaat nyata kepada seluruh masyarakat.

"Saya harap sesuai dengan amanat Bapak Presiden juga gunakan anggaran ini dengan tepat, cermat, tepat sasaran dengan seoptimal mungkin," kata Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman, di Pauh Janggi Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (18/12/17).

Gubernur Riau menyampaikan daftar alokasi transper ke daerah dan dana desa 2018 secara langsung kepada Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, kemudian diikuti para bupati dan walikota. Selanjutnya, Gubernur Riau juga menyerahkan DIPA secara simbolis kepada pimpinan dari 12 Satker dengan kinerja pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan terbaik.

Kedua belas Satker tersebut yakni, Sekdaprov Riau, Polda Riau, Korem 031/WB, Dam-I/BB, Lanud Roesmin Nurjadin, Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Kejaksaan Tinggi Riau, Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Dinas Pekerjaam Umum Riau, Pusat pengenalan Pembangunan LHK Ekoegion Sumatera, Balai Pendidikan dan Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru, KPU Riau serta RRI Pekanbaru. Secara keseluruhan, alokasi dana APBN yang disalurkan ke Riau berjumlah sebesar Rp 29,781 triliun.

Alokasi APBN 2018 tersebut mengalami sedikit kenaikan Rp 43,719 miliar dibandingkan dengan alokasi dengan APBNP 2017 yang mencapai Rp 29,738 triliun. Alokasi belanja tersebut dibagi dalam 485 DIPA dengan total nilai sebesar Rp 7,863 triliun, yang terdiri dari DIPA kewenangan Satker pemerintah pusat, berjumlah 429 DIPA.

gub d

Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menyerahkan DIPA 2018 kepada Sekda Rokan Hilir H Surya Arfan

Dengan nilai sebesar Rp 7.596 triliun dan DIPA kewenangan organisasi perangkat daerah berjumlah DIPA dengan nilai sebesar Rp 267,327 miliar. Sementara alokasi APBN untuk dana transper ke daerah dan dana desa 2018 sebsar Rp 21,919 triliun mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan dengan alokasi awal dana transper 2017.

Alokasi dana transper ke daerah dan dana desa berasal dari DIPA ke provinsi dan kabupaten kota di Riau, yakni, Provinsi Riau dengan jumlah Rp 4,900.112.724 triliun, Bengkalis dengan jumlah Rp 2.956.889.765 triliun di antaranya dengan alokasi dana desa sebesar Rp 116.512.391 miliar. Indragiri Hilir Rp 1.502.466.453 triliun, dengan alokasi dana desa sebesar Rp 146.388.836 miliar.

Kemudian Indragiri Hulu jumlah transfer sebesar Rp 1.216.973.969 triliun, dengan rincian alokasi dana desa Rp 138.806.180 miliar. Kampar Rp 1.829.001.338 triliun, alokasi dana desa Rp 184.890.565 miliar. Kuantan Singingi jumlah transfer sebesar Rp 1.160.713.869 triliun, sementara alokasi dana desa Rp 152.877.498 miliar. Pelalawan Rp 1.164.066.772 triliun, sementara alokasi dana desa Rp 89.441.056 miliar.

Kemudian Rokan Hilir jumlah transfer Rp 1.416.804.633 triliun, dana desa Rp 125.915.910 miliar. Rokan Hulu Rp 1.234.971.833 triliun, alokasi dana desa sebesar Rp 119.456.777 miliar. Siak dana transfer sebesar Rp 1.488.583.903 triliun, dana desa sebesar Rp 96.873.113 miliar.

gdu

DIPA 2018 Kabupaten Bengkalis diserahkan Gubri H Arsyadjuliandi Rachman diterima Plt Sekda Bengkalis H Arianto

Kepulauan Meranti dana transfer sebesar Rp 896.786.633 miliar, sementara alokasi dana desa sebesar Rp 83.526.525 miliar. Untuk Kota Pekanbaru dan Dumai total dana transfer masing-masing sebesar Rp 1.333.737.648 triliun dan Rp 817.169.761 miliar.

Sebelumnya  Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dengan total sebesar Rp 21.918.515.301.000 atau Rp 21,91 triliun.

"Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, dimulai dengan perencanaan, penggunaan, dan pelaporan. Salah satu contohnya program inti harus jadi prioritas. Jangan pendukung jadi prioritas. Artinya untuk membangun sesuatu, jembatan misalnya, jangan dana pendukungnya lebih besar, gunakanlah seefektif mungkin, supaya pembangunan tercapai. Jangan membangun sepotong-sepotong," kata Gubri di Pekanbaru, Kamis (7/12/2017).

Adapun rinciannya, sebagai berikut: Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak sebesar Rp 4.006.591.098.000 atau Rp 4,006 triliun dengan persentase mengalami peningkatan sebesar 2,78 persen, DBH SDA sebesar Rp 3.741.067.317.000 atau Rp3,741 triliun dengan persentase mengalami penurunan sebesar 0,91 persen.  

Kemudian, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 8.417.436.573.000 atau Rp8,417 triliun dengan persentase mengalami peningkatan sebesar 2,30 persen, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 4.344.731.462.000 atau Rp 4,344 triliun dengan persentase mengalami peningkatan sebesar 3,73 persen.

Selanjutnya, Dana desa sebesar Rp 1.254.688.851.000 atau Rp1,254 triliun dengan persentase mengalami penurunan sebesar 1,15 persen dan Dana Insentif Daerah sebesar Rp 154.000.000.000 atau Rp154 miliar dengan persentase mengalami peningkatan sebesar 584,44 persen. (ADVERTORIAL/pnc)

Foto Utama: Presiden Joko Widodo menyerahkan DIPA 2018 kepada Gubri H Arsyadjuliandi Rachman.

×