Advertorial kab-siak
Minggu, 04 Agustus 2019 - 22:55:07 WIB

Kukerta Unri di Temusai Siak Taja Penyuluhan Narkoba dan Dampak Pergaulan Bebas

Editor: Administrator | Dibaca: 66
Kukerta Unri di Temusai Siak Taja Penyuluhan Narkoba dan Dampak Pergaulan Bebas

PIRAMIDNEWS.COM - Dalam rangka untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas terhadap generasi muda kususnya anak-anak sekolah tingkat SLTP dan SLTA, Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) melakukan kegiatan penyuluhan yang diadakan di Aula Kantor Kampung Temusai.

Penyuluhan ini dihadiri oleh Kapolsek Bungaraya AKP Amarullah yang diwakili oleh Kanit Reskrim IPTU Firman SH, Kepala KUA Bunga Raya, Dinas Kesehatan, Penghulu Kampung Temusai dan seluruh peserta siswa-siswi dari SLTP dan SLTA.

"Tujuan dari Kukerta mengadakan penyuluhan ini adalah, karena maraknya penyalahgunaan narkoba terkhusus penggunaan narkoba dan pergaulan bebas pada remaja, oleh karena itu para remaja harus mengetahui resiko yang ditimbulkan akibat dari pemakaian narkoba dan pergaulan bebas," kata Anggi, Seketaris Kukerta Unri Kampung Temusai kepada Piramidnews.com, Sabtu (3/8/2019).

Anggi juga mengatakan, kegiatan yang ditaja oleh Kukerta mendapat dukungan dari semua pihak, sehingga ketika acara dimulai peserta yang hadir sangat antusias untuk mengikutinya.

"Alhamdulillah tamu undangan banyak yang hadir, sekitar 50 siswa dan  para peserta pun juga sangat antusias dalam mengikuti acara ini. Untuk narasumber yang memberikan materi narkoba dan pergaulan bebas dari Dinas Kesehatan, Polres dan KUA Kecamatan Bunga Raya," tuturnya.

"Kami berharap dengan diadakan penyuluhan ini, para peserta maupun siswa dapat mensosialisasikan kepada teman-temannya dan dapat menerapkan di tengah-tengah masyarakat sehingga generasi kita bebas dari ancaman narkoba dan seks bebas," imbuh Anggi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Bunga Raya IPTU Firman SH memberikan  apresiasi kepada mahasiswa KKN Unri Kampung Temusai yang membuat acara penyuluhan narkoba dan pergaulan bebas yang sangat membahayakan generasi muda bangsa Indonesia, kususnya pemuda Bunga Raya.

"Narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya telah masuk ke Bunga Raya melalui lintas Sabak Auh, Lintas Kandis, Lintas Bengkalis, dan beberapa dari Lintas Laut. Di Siak sendiri kasus narkoba  ada lebih dari 200 lebih, dengan adanya penyuluhan ini semoga dapat membantu menyadarkan masyarakat dan para remaja bahwa narkoba tidak hanya berdampak pada diri sendiri, melainkan juga merugikan lingkungan, hukum, agama dan yang lebih berbahaya untuk fisik serta psikis kita, begitu pula dengan pergaulan bebas," tegasnya.

"Kita juga berharap kepada seluruh elemen, baik dari sekolah, orang tua, masyarakat dan lain lain agar dapat bekerjasama untuk memerangi narkoba dan pergaulan bebas di tengah tengah masyarakat, tanpa kerjasama yang baik tentunya keinginan kita untuk memberantas narkoba dan pergaulan bebas di masyarakat tidak akan berhasil.

"Dan semoga anak-anak kita generasi muda selalu dalam lindungan Allah SWT bebas dari narkoba dan pergaulan bebas yang merajalela," pungkasnya. (sugianto)

Foto: Saat pemateri menyampaikan pemaparannya terkait bahaya narkoba dan dampak pergaulan bebas dalam kegiatan penyuluhan yang ditaja mahasiswa Kukerta Unri, di Aula Kantor Kampung Temusai, Sabtu (3/8).     

×