Advertorial kab-siak
Minggu, 31 Maret 2019 - 10:53:54 WIB

Bahas Kelanjutan KITB, Alfedri Temui Staf Ahli Menteri PPN

Editor: Administrator | Dibaca: 31
Bahas Kelanjutan KITB,  Alfedri Temui Staf Ahli Menteri PPN

PIRAMIDNEWS.COM - Bupati Siak H Alfedri bertemu Staf Khusus Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Danang Rizki Ginanjar, untuk membahas sejumlah persoalan terkait rencana pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Pertemuan dilaksanakan di sela-sela rangkaian kegiatan yang dihadiri orang nomor satu di Negeri Istana itu di Ibukota Jakarta, Rabu malam (27/3/19).

Bupati Siak di hadapan Staf Khusus Menteri PPN/Bapenas mengingatkan bahwa saat ini Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) Siak berdasarkan Peraturan Presiden sudah masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Kedatangan kami kali ini adalah untuk meminta dukungan dan arahan terkait pengelolaan KITB Siak," kata Alfedri.

Untuk percepatan pengembangan KITB, Alfedri mengatakan, perlu mendapat dukungan dana dari semua pihak. Sejauh ini,  untuk akses jalan pada Tahun 2018 Kementerian PUPR telah mengucurkan dana sebesar Rp 148 miliar, dan Rp 60 miliar pada tahun 2019.

"Untuk mendukung infrastruktur, Tahun 2018 lalu Pemkab sudah membangun jalan sebagai wujud komitmen daerah dalam percepatan realisasi PSN di kawasan industri.

Lanjutnya, yang menjadi kendala saat ini adalah belum tersedianya listrik di kawasan KITB, sehingga masih harus menggunakan pembangkit PLTD. Soal suplai air yang masih baru dalam tahap perencanaan.

"Saat ini kita masih di persoalankan dengan belum tersedianya energi, untuk memenuhi kebutuhan listrik di seputar Kawasan Industri. Saat ini jaringan listrik sudah ada namun berpungsi. Investor baru akan berinvestasi apabila kebutuhan dasar untuk pabrik sudah tersedia" jelas Alfedri.

Untuk itu ia berharap melalui pertemuan singkat itu dapat menemukan titik terang terkait pengelolaan KITB ke depan. Pemkab Siak melalui perusahaan daerah kata dia selalu membuka diri bagi investor yang ingin pergabung di Kawasan Industri Tanjung Buton.

Sementara itu Staf Khusus Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Danang Rizki Ginanjar saat menerima rombongan Bupati Siak menyambut baik rencana pengembangan PSN di Siak tersebut.

"Pertemuan ini akan saya sampaikan ke Pak Menteri, intinya kami sangat mendukung dan akan memfasilitasi agar KITB Siak lebih maju dan dapat mensejahterakan masyarakat," ungkapnya.

Danang juga menyampaikan, pihaknya akan mengupayakan sisi pembiayaan melalui pola pendanaan non anggaran pemerintah.
"Siak sudah punya modal PSN, tinggal kita mengarahkan pemodal ke Siak. Saat ini harusnya menjadi momentum yang baik karena mereka tentunya juga melirik potensi KITB Siak," sebutnya.

Ia juga berharap, pertemuan ini tidak selesai di sini aja,  namun pihaknya akan turun langsung ke Siak untuk melihat kondisi lapangan. Sehingga dengan percepatan kawasan ini bisa menciptakan lapangan kerja baru secara optimal, dan KITB magnet baru bagi pelaku industri di dataran Sumatera.

Turut hadir mendampingi Bupati Alfedri dalam pertemuan itu Asisten Adminitrasi dan Pembangunan Hendrisan, Kepala Bappeda Wan Yunus, Kadis PU Tarukim Irving Kahar dan Kabag Ekonomi beserta Direktur KITB Suharto.
[28/3 17:14] siak sugianto: Siak Raih Predikat Kabupaten Dengan Pembangunan Daerah Terbaik se-Riau.

Pemerintah Kabupaten Siak ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi sebagai kebupaten dengan pembangunan daerah terbaik di Riau Tahun 2019. Penetapan tersebut dikukuhkan dalam Keputusan Gubernur Riau nomor KPTS/663/II/2019 tentang  Penetapan Pemenang Pembangunan Daerah Provinsi Riau, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan.

Dalam penilaian, Kabupaten Siak ditetapkan sebagai kabupaten terbaik peringkat pertama dengan nilai 8,27. Setelahnya di peringkat dua menyusul Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Bengkalis di peringkat tiga.

Atas pencapaian itu Kabupaten Siak akan mewakili Provinsi Riau dalam seleksi Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional Tahun 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan bersempena pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Daerah di Pekanbaru, yang dihadiri Bupati dan Walikota dari Kabupaten dan Kota se - Riau, serta pimpinan OPD lingkup Provinsi Riau, di Premiere Hotel Kamis pagi (28/3/19).

Rapat Musrenbang tersebut dipimpin oleh Gubernur Riau Syamsuar didampingi Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution. turut hadir Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Deputi Bappenas.

"Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kabupaten Siak menerima Penghargaan  Pembangunan Daerah Provinsi Riau Tahun 2019 sebagai Peringkat Terbaik I Kategori Kabupaten dari Bapak Gubernur. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada pihak-pihak terkait yang telah melaksanakan tugas dan pekerjaan dalam pembangunan tepat waktu sesuai ketentuan " kata Alfedri usai menerima penghargaan dari Gubernur Riau Syamsuar. (gin)

Alfedri juga mengatakan Pemkab Siak dalam Musrenbang mengajukan sejumlah usulan terkait rencana pembangunan daerah kedepan sesuai dengan skala prioritas nasional, misalnya dalam hal pembenahan infrastruktur terkait dengan jalan provinsi yang perlu pemeliharaan dan perawatan. demikian juga kata dia, terkait peningkatan infrastruktur dalam kawasan strategis, kawasan industri, kawasan pariwisata, dan kawasan pertanian.

"Untuk bidang perekonomian juga diperlukan peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Siak seperti di Kecamatan Bungaraya, Sabak Auh, Sungai Mandau dan Sungai Apit. Dibidang pariwisata, Tahun 2020 mendatang kita melanjutkan usulan perpanjangan rute Tour de Siak, yang akan direncanakan se-Riau hingga keluar Negeri" ungkap Alfedri.

Selain itu, Alfedri juga mengatakan telah mengusulkan rencana pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan berupa lanjutan pembangunan Puskesmas Kandis, Lubuk Dalam & Sabak Auh, pembangunan gedung baru Puskesmas Kampung Mengkapan dan Kecamatan Kandis, serta pembangunan Rumah Sakit Tipe D untuk Kandis dan Sungai Apit.

"Untuk usulan ke Provinsi terkait pendidikan, Pemkab Siak mengusulkan penambahan ruangan kelas baru dan rehabilitasi ruang kelas untuk tingkat SMA dan SMK sederajat, khususnya untuk Kecamatan Kandis dan Tualang. Selain itu dibidang pertanian kita juga minta dukungan provinsi dalam hal perluasan areal persawahan" tutupnya.
[28/3 17:15] siak sugianto: Pemkab Siak Komit Dukung Peningkatan Indeks Nasional Electronic Government.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) menyerahkan hasil evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) 616 instansi dan lembaga. Hasil evaluasi diserahkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam sambutannya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan, hasil evaluasi ini bukanlah untuk mencari siapa yang terbaik. Melainkan, untuk memacu agar pemerintah daerah mulai menggunakan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dalam menjalankan tugasnya.

"Gambaran di atas bukan siapa yang baik, mana yang jelek. Tapi sesungguhnya menjadi landasan pacu untuk membangun bersama sistem pemerintahan berbasis elektronik," ujarnya dalam acara penyerahan SPBE 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019)

Menurut Syafruddin, pemerintah sendiri memang tengah mendorong agar semua pemerintah pusat maupun daerah, lembaga di pusat maupun daerah menggunakan SPBE. Sebab menurutnya, penggunaan SPBE ini sangat baik untuk meningkatkan pelayanan kepada publik.

"Kami ingin menggunakan momentum ini sekaligus sosialisasi dan penyamaan pandangan hari ini akan menjadi momentum penting transformasi pemerintahan berbasis elektronik. Gambaran di atas bukan siapa yang baik, mana yang jelek," kata Syafruddin.

"Semua harus mendukung SPBE dari kebijakan, tata kelola dan pelayan. Dalam beberapa tahun kedepan sebagaiman Bappenas akan dikembangkan secara terpadu mengelola tata pemerintah efektif dan pelayanan publik yang modern dari pusat ke daerah," imbuhnya.

Sementara itu Bupati Siak yang diwakili Asisten Adminitrasi dan Pembangunan Pemkab  Hendrisan mengatakan, penyerahan hasil evaluasi bertujuan agar instansi yang dievaluasi dapat mengetahui kondisi tata kelola pada instansi masing-masing.

"Evaluasi itu dilatar belakangi penilaian PBB yang menyebutkan indeks Electronic Government di Indonesia masih rendah," kata Hendrisan melanjutkan sambutan Menteri Menpan,"katanya.

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Siak telah berupayamenerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia mencontohkan saat ini dilingkungan Pemkab Siak, SPBE sudah berjalan dimana saat ini sudah banyak OPD yang sudah menerapkan pelayanan berbasis on line.

"OPD kita sudah banyak yang mengunakan aplikasi berbasis online, misalnya pelayanan perizinan yang memudahkan investor dalam pelayanan administrasi perizinan pada DPMP2T Kabupaten Siak" sebut Hendrisan.

Mantan Kabag Humas itu juga mengatakan, Pemkab Siak saat ini juga tengah mendorong Dinas Kominfo untuk memfasilitasi penerapan Smart City di Negeri Istana. Harapannya agar kedepan Kabupaten Siak semakin maju dan berkembang dari sisi pelayanan.

Seperti diketahui, dalam penyerahan hasil evaluasi tersebut diperlihatkan seberapa banyak jumlah Kementerian dan Lembaga, serta pemerintah daerah yang sudah mengimplementasikan SPBE dan Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah mana saja yang menjalankan SPBE ini dengan baik.

Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian PAN dan RB terkait penilaian SPBE, dari 6.665 daerah baru saat ini, sebanyak 82 Instansi atau dengan persentase 13,31% telah masuk kategori penilaian berpredikat baik, sangat baik dan memuaskan, dengan indeks 2.6. Sementara sisanya berpredikat cukup dan kurang atau berada di bawah indeks 2.6. (gin)

Foto: Bupati Siak H Alfedri menyalami Staf Khusus Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas) Danang Rizki Ginanjar, untuk membahas sejumlah persoalan terkait rencana pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Rabu malam (27/3).

 

×