Advertorial
Selasa, 13 Februari 2018 - 21:18:56 WIB

Pelaku Pengancaman Tidak Ditahan, Keluarga Pelapor Mengaku Tak Nyaman

Editor: Administrator | Dibaca: 130
Pelaku Pengancaman Tidak Ditahan, Keluarga Pelapor Mengaku Tak Nyaman

PIRAMIDNEWS.COM - Maswir (40) warga Perumahan Mutiara Sialang Indah Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Riau, merasa tidak nyaman setelah istrinya Supina dikejar pakai senjata tajam (sajam) oleh tetangganya sendiri yang bernama Dewi, Sabtu (30/12/2017) sekira pukul 19.30 WIB.

Supina sebagai korban sudah membuat laporan ke Polsek Siak Hulu, Polres Kampar ber-Nomor: STPLP/010/I/2018/RIAU/RES KPR/SIAK HULU tanggal 12 Januari 2018, namun terhadap pelaku tidak dilakukan penahanan.

“Saya sebagai suami korban berharap Polsek Siak Hulu, dapat melakukan penahanan terhadap Dewi, hak sebagai pelapor, yang pelaku diduga sudah ada niat untuk menghilangkan nyawa seseorang,” ungkap Maswir.

Menurut Maswir, dengan tidak ditahannya Dewi, diri dan keluarganya tidak merasa nyaman. Sebab, siapa yang bisa menjamin kalau Dewi tidak mengulangi perbuatannya. "Hal ini perlu dipertimbangkan oleh Kapolsek Siak Hulu mengingat istri saya dikejar dengan senjata tajam, saya lagi tidak ada di rumah, untung ada tetangga yang menolong,” ujarnya mengingat kejadian.

Sementara itu, Supina korban pengancaman pakai sajam oleh Dewi berharap pelakunya dapat dilakukan penahanan. Saya lihat perubahan sikap pelaku tidak ada, walaupun sedang berurusan dengan penegak hukum. Mungkin saja karena tidak ditahan, jadi dia belum merasakan pahitnya hidup dalam penjara,” kata Pina.

Menurut Pina, mau tidak mau proses hukum harus dilanjutkan, mana tahu ini bisa membuat pelajaran yang berharga bagi pelaku Dewi.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Siak Hulu, Komisaris Polisi Vera Taurensa SS MH kepada wartawan, membenarkan adanya laporan pengancaman, atas nama terlapor Dewi, statusnya sudah tersangka,  perkaranya saat ini dalam proses penyidikan.

“Terhadap terlapor pada saat akan kita dilakukan penahanan dia pingsan. Dan atas permohonan dan jaminan dari suaminya dilampirkan dengan surat keterangan dokter, terlapor mengalami sakit maag akut maka terhadap terlapor tidak kita lakukan penahanan, namun proses hukum tetap lanjut,” ujar Kapolsek Komisaris Polisi Vera Taurensa, baru-baru ini.

Dari informasi yang diperoleh, aksi pengancaman Dewi terhadap korban Supina bermula ketika malam itu pukul 7.30 WIB, korban menegur anak-anak yang sedang ribut di depan rumahnya.

Pelaku tidak terima kalau anaknya ditegur, lalu si pelaku memaki-maki dan mengarahkan pisau kepada korban sambil mengancam akan menusuk korban. (wr/pnc)

Foto: Ilustrasi/net

×