Advertorial kab-rohil
Sabtu, 18 Mei 2019 - 14:51:14 WIB

Rokan Hilir Terus Bangun dan Benahi Sarana Prasarana Infrastruktur di Kawasan Lintas Pesisir

Editor: Administrator | Dibaca: 87
Rokan Hilir Terus Bangun dan Benahi Sarana Prasarana Infrastruktur di Kawasan Lintas Pesisir

Pemerintah (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) kini sedang bersolek dengan banyak pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur dalam upaya mempermudah akses lalu lintas bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian.

Adapun wilayah pembangunan jalan yang sedang gencar dilakukan Pemerintah Rokan Kabupaten Hilir yakni kawasan pesisir. Pasalnya kawasan itu masih identik masyarakat yang berada di tingkatan ekonomi lemah. Maka dari itu pemerintah sedang fokus melakukan pembangunan jalan menuju kawasan tersebut.

Apa lagi mayoritas masyarakat di daerah pesisir untuk mencukupi kebutuhan hidup dari hasil perkebunan, pertaninan dan kelautan, namun tingkat kesejahteraan masyarakat tampaknya tidak kunjung membaik.

Faktornya utamanya karena infrastruktur publik yang masih buruk, baik dalam hal infrastruktur jalan, penerangan, listrik, air bersih, pendidikan dan kesehatan. Untuk itu pembangunan lintas pesisir tesebut solusi untuk menutupi kemiskinan.

Program pembangunan jalan sendiri sudah masuk dalam program kerja kepemimpinan Bupati Rokan Hilir H Suyatno dan Wakil Bupati Rokan Hilir Drs H Djamiludin selama lima tahun dan akan diwujudkan pada 2016 hingga 2021 mendatang.

Sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang dipimpin oleh Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp dan Wakilnya Drs H Jamiluddin dengan thema “Terwujudnya Rohil Sebagai Kawasan Industri Menuju Masyarakat Madani dan Mandiri yang Sejahtera”. Visi pembangunan tersebut harus dapat diukur untuk mengetahui tingkat kemajuan dan kesejahteraan.

Peningkatan jalan lintas Bagansiapiapi-Sinaboi terus dilakukan melalui Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) melalui dana Anggaran Pedapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau. Peningkatan jalan berupa pelebaran sepanjang 1 meter di kiri dan kanan serta penimbunan jalan.

Pengamatan yang dilakukan, pengerjaan lintas ini mulai dilakukan sejak dua bulan terakhir, beberapa titik tampak pekerja menurap parit supaya tanah timbunan dan kerikil tidak terbuang serta lebih membuat timbunan menjadi kokoh.

Ia menilai memang layak kalau pemerintah provinsi yang mengerjakan pembangunan jalan lintas dari Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko menuju Kecamatan Sinaboi ini. Sebab, jalan ini merupakan jalan lintas.
“Satu hal yang sangat kami harapkan dari pemerintah provinsi selain peningkatan jalan ini kami sangat mengharapkan jalan lintas Sinaboi-Dumai ini bisa terwujud. Sebab, dengan tembusnya jalan ini di yakini ekonomi masyarakat Bagansiapiapi dan Sinaboi akan jauh lebih meningkat,” kata Bupati Rohil H Suyatno.

Kata Bupati, Pemkab Rohil sudah berbuat banyak untuk mewujudkan pembangunan jalan ini, namun belum dapat terealisasi akibat jalan tembus Sinaboi-Dumai ini terbentur lahan PT Diamond.

Foto: Bupati Rohil Suyatno saat meninjau proses pembangunan jalan di Sinaboi.

“Untuk mewujudkanya pembangunan Rohil tentunya tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada campur tangan dan bantuan dari pemerintah provinsi. Jika Pemprov Riau mau bersama berjuang dengan Pemkab Rohil, maka kita yakini hal ini pasti akan terwujud,” pungkasnya.

H Suyatno juga menjelaskan bahwa ada sepuluh program yang menjadi prioritas pembangunan daerah Rohil dalam lima tahun ke depan.

Pertama, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan, energi listrik, kesediaan air bersih, sanitasi lingkungan serta transportasi; kedua, pembangunan pendidikan; ketiga, pengembangan kawasan industri terpadu dan iklim investasi daerah.

Keempat, reformasi birokrasi; kelima, peningkatan dan pengembangan prasarana wilayah; keenam, penataan dan lingkungan hidup; ketujuh, pengembangan kawasan agropolitan, minapolitan dan teknologi.

Kedelapan, penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial melalui perluasan kesempatan kerja dan pembangunan kemandirian desa; Kesembilan, pembangunan dan pengembangan pertanian, perikanan perkebunan dan perternakan dan terakhir yakni pengembangan kawasan wisata.

Mengingat kondisi alam Kabupaten Rokan Hilir yang unik dengan bentang alam landai, lahan gambut serta memiliki banyak pulau pulau kecil, maka pembangunan infrastruktur jalan harus ada keterpaduan antara penambahan ruas jalan.

Menurutnya, penambahan ruas jalan mutlak dibutuhkan untuk membuka keterisoliran daerah serta sarana penghubung antara daerah baik sebagai sarana mobilitasi orang maupun mobilisasi barang dalam aktifitas sosial ekonomi.

“Dengan membaiknya fasilitas infrastruktur khususnya jalan, jembatan, pelabuhan maka diharapkan cost transportasi dalam aktifitas ekonomi masyarakat dapat ditekan melalui pemeratan pembangunan antara satu kawasan dengan kawasan lainnya,” ujarnya.


Foto: Bupati Rokan Hilir dan jajaran meninjau lokasi pembangunan jalan


Dikatakan Suyatno, selain peningkatan kuantitatif juga akan diprioritaskan peningkatan kualitatif meliputi pemeliharaan peningkatan status jalan dan jembatan untuk menjamin terselenggaranya program pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan ini kedepan akan diterapkan satu sistem informasi jalan yang berbasis geografis untuk masyarakat sebagai sarana dalam berperan aktif menginformasikan kondisi jalan kepada Pemerintah Rokan Hilir,” ujarnya.

Di samping itu, kemajuan suatu daerah juga dapat diukur dari kemampuan daya saing. Berdaya saing disini adalah bahwa Kabupaten Rokan Hilir menjadi kabupaten yang diperhitungkan di Provinsi Riau. “Baik dari segi kualitas pemerintahan, tingkat kesejahteraan, pemerataan, pelayanan, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan dan kawasan Industrinya. Maka hal inilah yang akan segera kita wujudkan untuk dapat bersaing kedepannya,” ucapnya.

Selanjutnya, untuk mewujudkan cita-cita sesuai dengan visi, maka misi pembangunan daerah Kabupaten Rokan Hilir adalah dengan memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
“Kemudian kita akan mengelola sumber daya alam yang berkelanjutan. Melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memajukan sektor pertanian, industri dan jasa,” beber Suyatno.

Kemudian, memperkuat sumber daya alam manusia yang berkualitas dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang handal, bersih dan berwibawa dalam memantapkan pembangunan masyarakat yang berbudaya melayu berlandaskan iman dan taqwa. (adv/humas)

×