Advertorial kab-rohil
Rabu, 01 November 2017 - 11:33:49 WIB

Pembangunan Infrastruktur di Rokan Hilir untuk Kesejahteraan Masyarakat

Editor: Administrator | Dibaca: 129
Pembangunan Infrastruktur di Rokan Hilir untuk Kesejahteraan Masyarakat

PEMBANGUNAN DAERAH memerlukan perencanaan yang akurat dan diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap pembangunan yang dilakukan. Seiring dengan semakin pesatnya pembangunan di berbagai bidang baik di sektor ekonomi, infrastruktur, sosial budaya maka terjadi peningkatan permintaan data dan indikator-indikator yang menghendaki ketersediaan data sampai tingkat Kabupaten/ Kota. Data dan indikator-indikator pembangunan yang diperlukan adalah yang sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Struktur perencanaan pembangunan di Indonesia berdasarkan hirarki dimensi waktunya berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun
2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dibagi menjadi perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan jangka
pendek (tahunan).

Dengan Undang-Undang ini dikenal satu bagian penting dari perencanaan wilayah yaitu apa yang disebut sebagai rencana pembangunan daerah, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP-D), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM-D) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) dan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja-SKPD) sebagai kelengkapannya.

Perencanaan pembangunan daerah seperti diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SPPN, mewajibkan daerah untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang selama jangka waktu 20 tahun yang berisi tentang visi, misi dan arah
pembangunan daerah.

Perencanaan ini kemudian dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang berdurasi waktu 5 tahun, yang
memuat kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program SKPD dan lintas SKPD, program
kewilayahan disertai dengan rencana-rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan.

Selanjutnya RPJM Daerah dijabarkan dalam perencanaan berdurasi tahunan yang disebut sebagai Rencana Kerja Pemerintah Daerah
(RKPD) yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, rencana kerja, dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

ad lg

Jembatan Pedamaran

Menghadapi realitas kehidupan yang menunjukkan adanya kesenjangan kesejahteraan mengakibatkan adanya pekerjaan berat kepada para ahli pembangunan termasuk di dalamnya para pembuat kebijakan. Ini dimaksudkan untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul akibat kesenjangan kesejahteraan, perlu dilakukan upaya pembangunan yang terencana.

Upaya pembangunan yang terencana dapat dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan yang dilakukan. Lebih jauh lagi berarti
perencanaan yang tepat sesuai dengan kondisi di suatu wilayah menjadi syarat mutlak dilakukannya usaha pembangunan.
Perencanaan ada sebagai upaya untuk mengantisipasi ketidakseimbangan yang terjadi yang bersifat akumulatif. Artinya perubahan pada suatu keseimbangan awal dapat mengakibatkan perubahan pada sistem sosial yang akhirnya membawa sistem yang
ada menjauhi keseimbangan awal.

Perencanaan sebagai bagian daripada fungsi manajemen yang bila ditempatkan pada pembangunan daerah akan berperan sebagai
arahan bagi proses pembangunan berjalan menuju tujuan di samping itu menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembangunan yang dilaksanakan.

Bupati Rokan Hilir H Suyatno pada suatu kesempatan menjelaskan pembangunan perlu perencanaan yang matang. Perencanaan pembangunan dalam arti seluas-luasnya tidak lain adalah suatu proses mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan tertentu.

Perencanaan adalah suatu cara bagaimana mencapai tujuan sebaik-baiknya dengan sumber-sumber yang ada supaya lebih efisien dan efektif. Melihat ke depan dengan mengambil pilihan berbagai alternatif dari kegiatan untuk mencapai tujuan masa depan tersebut dengan terus mengikuti supaya pelaksanaan tidak menyimpang dari tujuan.

Perencanaan pembangunan memiliki ciri khusus yang bersifat usaha pencapaian tujuan pembangunan tertentu. Adapun ciri dimaksud antara lain yakni Perencanaan yang isinya upaya-upaya untuk mencapai perkembangan ekonomi yang kuat dapat tercermin dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi positif.  

Ada upaya untuk meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat. Berisi upaya melakukan struktur perekonomian, mempunyai tujuan meningkatkan kesempatan kerja serta adanya pemerataan pembangunan. Dalam prakteknya pelaksanaan pembangunaan akan menemui hambatan baik dari sisi pelaksana, masyarakat yang menjadi obyek pembangunan.  


Rohil akan Terus Membangun Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rokan Hilir akan terus dilaksanakan dengan pola sistem pembangunan berkelanjutan. Pasalnya, Infrastruktur yang ada, dinilai masih belum cukup untuk lebih memajukan daerah yang berjuluk "Negri Seribu Kubah" ini. "Kita akan terus membangunkan Infrastruktur demi menjadikan Rohil menjadi daerah yang maju dan berkembang dan setara dengan daerah lain di Provinsi Riau," kata Bupati H Suyatno, beberapa waktu lalu.

ad lg2

Pembangunan Tugu Elang dan perkantoran di Kawasan Batu Enam Bagansiapiapi

Menurut Bupati, kendati Rohil sekarang ini sudah jauh lebih maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, hal ini belumlah cukup. Sebab, masih banyak infrastruktur seperti jalan, jembatan dan bangunan yang belum dibangunkan di berbagai daerah. Oleh sebab itulah, demi mencapai daerah yang maju, berkembang dan setara dengan Kabupaten/ Kota lainya di Riau, berbagai pembangunan infrastruktur tersebut akan terus dilaksanakan.

"Tujuan kita hanya satu. Menjadikan daerah Negeri Seribu Kubah ini sebagai daerah yang maju dan dikenal banyak daerah di Indonesia. Setakat ini, berbagai pembangunan telah dilaksanakan. Mulai dari pembangunan sarana perkantoran, gedung, jalan dan jembatan Pedamaran serta sarana pelayanan umum seperti RSUD hingga Puskesmas dan lain sebagainya di berbagai daerah di Rohil.

"Ke depan, pembangunan yang ada ini akan semakin ditambah. Sebab, pembangunan yang dilakukan selama ini tidak hanya fokus
di satu daerah melainkan menyeluruh di semua Kecamatan, dan perlu pemerataan sehingga setiap warga dapat menikmati hasil
pembangunan sesuai dengan tujuan pembangunan yang kita lakukan," tutur Bupati.

Pembangunan yang akan terus dilaksanakan tersebut, terang Bupati H Suyatno, salah satunya seperti pembangunan jalan lintas
pesisir mulai dari jembatan Pedamaran, Kubu, Sungai Daun, Pasir Limau Kapas hingga menembus Panipahan dan direncanakan akan
ditembuskan ke Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara (Sumut). Sementara dari Jembatan Pedamaran akan menembus sampai Sinaboi dan dicanangkan hingga ke Kota Dumai.

"Saat ini pembangunan jalan Sinaboi-Dumai yang telah lama kita canangkan akan bisa dilanjutkan. Jika jalan ini berhasil dilaksanakan, saya sangat yakin Kabupaten Rokan Hilir akan semakin bagus. Kesejahteraan masyarakat pasti akan meningkat
karena sektor infrastruktur jalan dan jembatan sudah kita bangun dengan perencanaan yang baik pula," pungkas Bupati H Suyatno. (ADVERTORIAL/Pemkab Rohil/zai)


Foto Utama: Bupati Rohil H Suyatno saat meresmikan Masjid Raya An Nur Sinaboi.

×