Advertorial kab-rohil
Jumat, 07 Desember 2018 - 19:17:35 WIB

Pelabuhan International Bagansiapiapi Menopang Kemajuan Ekonomi Masyarakat

Editor: Administrator | Dibaca: 94
Pelabuhan International Bagansiapiapi Menopang Kemajuan Ekonomi Masyarakat

PELABUHAN International Bagansiapiapi menopang kemajuan ekonomi masyarakat. Keberadaan wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) khususnya ibukotanya Bagansiapiapi begitu strategis karena secara tidak langsung berbatasan dengan Selat Malaka  dan ini merupakan salah satu pertimbangan Kementerian Perhubungan RI dalam memberikan perhatian terutama dalam pembangunan pelabuhan bertarap internasional.


Ditambah lagi lokasi pembangunan pelabuhan berada di kawasan pesisir ibu kota Rokan Hilir Bagansiapiapi, letaknya cukup strategis sejauh mata memandang. Sebelah kiri, berhadapan langsung dengan Selat Malaka. Mungkin Menteri melihat potensi itu, sehingga membangun pelabuhan  tersebut.

Menurut Bupati Rokan Hilir H Suyatno tahun 2017, pembangunan pelabuhan ini sempat mangkrak, tidak berjalan, karena pemerintah daerah belum melepaskan lahan untuk dijadikan bersertifikat. "Namun kita berupaya dekati BPN, setelah sudah ada sertifikat, lalu  diserahkan kepada Kementerian Perhubungan. Untuk tahap empat, pembangunan pelabuhan dilanjutkan, dengan ditambah dananya sekitar Rp 20 miliar," jelas Bupati.
 
Ditahun 2019, Pemerintah Kabupaten Rohil mendapatkan laporan kalau pemerintah pusat kembali akan  membantu membangun fisik terminal dan kantor pelayanan pelabuhan. Hal ini merupakan suatu peningkatan, dan perhatian Pusat terhadap Rokan Hilir sangat luar biasa, karena  Kementerian akan menambah anggaran. "Apalagi saat ini kita juga tidak memiliki pelabuhan lagi, dan inilah pengganti pelabuhan yang ada," kata Suyatno.

 

pe

Bupati H Suyatno kunjungi Pelabuhan Internasional yang masih tahap pembangunan

Terkait anggaran pembangunan pelabuhan, sebut H Suyatno, secara keseluruhan berasal dari dana APBN. Bupati berharap seluruh rangkaian pembangunan pelabuhan dapat rampung pada tahun 2019, karena, menurutnya, jika pembangunan pelabuhan telah selesai tentunya akan dapat digunakan untuk kepentingan umum yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. "Dengan dibangunnya pelabuhan ini tentunya dapat mendokrak ekonomi masyarakat serta  menjadi satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah," harapnya.

Kepala Sahbandar Bagansiapiapi, Syafrizal mengatakan, bahwa pihaknya sangat optimis pembangunan  pelabuhan tersebut akan rampung pada tahun 2019 mendatang. "Insya Allah, karena kami sudah sampai  pada rekom terahir untuk disetujui dana yang kita  perlukan untuk pembangunan  pelabuhan ini," tutur Syafrizal.

Fungsi pelabuhan terkait jalur internasional, Syafrizal menyebutkan, hal tersebut dilihat lebih dahulu, apa komoditi yang akan keluar dari Bagansiapiapi. "Itukan masih dalam kajian karena komoditi apa yang akan kita keluarkan, sementara ini kita mungkin  untuk mengakomodir antar pulau lebih dahulu," tambah Syafrizal.

Bupati Rohil H Suyatno telah melakukan peninjauan untuk sekian kalinya di pelabuhan ini, karena Kementerian Perhubungan peduli terhadap pembangunan pelabuhan di  Bagansiapiapiapi. Dari rangkaian pembangunan pelabuhan ini, kantor pelayanan dan terminal, akan  dirampungkan pada 2019, setelah selesai, akan dimanfaatkan untuk kepentingan umum.

"Media memberikan informasi dan dukungan dari masyarakat, jika pembangunan sudah  selesai, pemerintah akan memikirkan lagi infrastruktur tranportasi lalu-lalang barang lewat pelabuhan.

 

pe2

 

Bupati H Suyatno mendapat penjelasan tentang pembangunan Pelabuhan Internasional


Pelabuhan Internasional di Bagansiapiapi dinilai akan menambah daya tarik investor untuk  berinvestasi di Rokan Hilir. Selain itu akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Dampak pelabuhan ini pada kemajuan ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah bertambah, menuju pada  perubahan-perubahan didampingi pelabuhan Batu 6, ada perencanaan untuk pelabuhan di  Panipahan.

"Saya mendapatkan laporan, kalau pemerintah daerah Rohil menyiapkan lahan bersertifikat,  maka pemerintah pusat oke-oke saja. Kita minta kepada Dinas terkait untuk survey dulu ke  Panipahan, lokasi dimana, pasang surutnya seperti apa, harus ada studi kelayakan," tegas Bupati.

Bupati mengharapkan pemerintah pusat mengabulkan usulan Pemkab Rohil terkait pembangunan pelabuhan di Panipahan, karena tempatnya  strategis, berdekatan dengan Selat Malaka, banyaknya barang lepasan dari sana, jika sudah ada pelabuhan kemajuan ekonomi pada masyarakat makin lebih bagus.

"Pada intinya, semua itu nanti kita kaji dan rapatkan bersama pihak Perhubungan, KSOP dan Kementerian Perhubungan ke depan. Pelabuhan ini direncanakan menjadi pelabuhan  bertaraf internasional yang dananya bersumber dari Kementerian Perhubungan dengan biaya  mencapai Rp20 miliar lebih.
 
Pada peninjauan ini Bupati didampingi Sekda Drs Surya Arfan, Kadis Perhubungan Rahmatul  Zamri, perwakilan pihak Kementerian Perhubungan, Kabag Humas Hermanto, pihak kontraktor serta konsultan dan penanggung jawab proyek.
 
Pemerintah dan masyarakat tentunya menaruh ekspektasi yang tinggi kepada Pemerintah Pusat untuk dapat menghidupkan kembali (fungsi) Kawasan pesisir dengan dibangunnya pelabuhan. Keberadaan pelabuhan diharapkan menjadi penghubung masyarakat di sekitar pesisir, agar menumbuhkan perekonomian dan menekan disparitas harga antar daerah. sekaligus diharapkan dapat mendorong Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Rohil untuk menyediakan sarana angkutan laut yang memudahkan angkutan penumpang dan barang.

Harapan pemerintah dengan dibangunnya Pelabuhan Internasional Bagansiapiapi itu meningkatkan konektivitas sebagai upaya mempersatukan beraneka ragam suku, budaya, dan bahasa. Sesuai dengan Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dengan kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, (Adv/Humas)

Foto Utama: Bupati Rohil H Suyatno belum lama ini mengunjungi Pelabuhan Internasional Bagansiapiapi yang pembangunannya menggunakan dana APBN dari Pemerintah Pusat.

×