Advertorial kab-pelalawan
Selasa, 19 November 2019 - 14:34:06 WIB

Diskusi Publik Riau Care Institute, Di Kabupaten Pelalawan per 1 Km ada Kanal Guna Tanggulangi Karhutla

Editor: Administrator | Dibaca: 54
Diskusi Publik Riau Care Institute, Di Kabupaten Pelalawan per 1 Km ada Kanal Guna Tanggulangi Karhutla

PIRAMIDNEWS.COM - Karhutla terus menghantui masyarakat Riau. Bahkan, musim kemarau tahun 2020 mendatang, diprediksi bakal lebih ekstrim. Untuk mengantifipasi agar Karhutla tidak terulang, Pemkab Pelalawan telah mengambil langkah konkrit.

Salah satu program atau upaya yang dilakukan Pemkab Pelalawan yakni dengan membuat kanal sebagai sumber air jika di wilayah atau desa di Kabupaten Pelalawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Sekarang kita buat kanal berukuran 12 x 20 Meter antara 1 kanal dengan kanal lainnya jaraknya 1 Kilometer. Ini sebagai sumber air jika terjadi Karhutla.Sebab, yang jadi kendala proses pemadaman Karhutla karena tidak adanya sumber air. Saat ini juga kita di Kabupaten Pelalawan, kita sudah membentuk masyarakat peduli api yang berada di setiap desa yang dilengkapi dengan skill dan peralatan yang mumpuni," terang Bupati Pelalawan HM Harris saat bertindak sebagai pembicara pada Diskusi Publik 'Refleksi Penanganan dan Penindakan Hukum Terkait Karhutla di Provinsi Riau' yang ditaja Riau Care Institute di salah satu hotel di Pekanbaru, Selasa (19/11).

Bupati HM Harris juga menjelaskan, upaya lainnya untuk penanggulan Karhutla, Ia sebagai Kepala Daerah juga mengeluarkan Peraturan Bupati terkait penggunaan dana desa pada penanggulan Karhutla. "Inilah upaya-upaya yang telah kita lalukan. Sehingga Karhutla tidak terulang. Sebab sedikit banyaknya, Karhutla mengganggu perekonomian masyarakat, sebab 80 persen perekonomian masyarakat Pelalawan tergantung pada perkebunan sawit," sebut HM Harris.

Pada Diskusi Publik tersebur dihadiri ratusan peserta dan undangan dengan menghadirkan pembicara diantaranya Kadis KLHK Provinsi Riau, terimakasih Ervin Rizaldi, Praktisi Hukum DR Erdiansyah, DR Irawan Harahap, Karo Hukum Setdaprov Riau, BPBD Provinsi Riau, Presiden BEM Unilak, Ditreskrimsus Polda Riau dan PT. RAPP dengan moderator DR Yusuf Daeng.

Ketua Panitia Pelaksana, Andrizal, SH., MH kepada wartawan mengatakan dengan acara tersebut diharapkan ada solusi dan langkah kedepan agar Karhutla tidak terulang lagi, khususnya di Provinsi Riau.

"Alhamdulillah acara diskusi publik yang kita gelar berjalan lancar dan sukses. Kita haturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi," ucap Andrizal.(ozy/rls)

Foto : Bupati Pelalawan HM Harris di acara Diskusi Publik Riau Care Institute

×