Advertorial Kab Bengkalis
Kamis, 28 Desember 2017 - 19:21:24 WIB

Tahun 2018, DMI Bengkalis Siapkan Berbagai Program Strategis

Editor: Administrator | Dibaca: 232
Tahun 2018, DMI Bengkalis Siapkan Berbagai Program Strategis

PIRAMIDNEWS.COM - Menyongsong tahun 2018 yang tinggal dua hari lagi, Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bengkalis menyiapkan berbagai program demi kemaslahatan umat Islam, terutama dalam memakmurkan masjid.

Diungkapkan Ketua Pengurus DMI Kabupaten Bengkalis, Abi Bahrun, di antara program yang bakal dilaksanakan meliputi pembentukan DMI kecamatan, desa dan kelurahan. Kemudian mendata masjid, mushalla serta pengurus, imam dan marbot serta jumlah jamaah rutin masjid terupdate.

“Kita juga akan membuat program masjid percontohan di setiap kecamatan 1 masjid. Salah satu program unggulannya, berupa program pelayanan kepada masyarakat berbentuk keumatan dan kemakmuran masjid,” tandas Abi Bahrun, Rabu (27/12) melalui rilis yang disampaikan kepada Dinas Kominfotik Bengkalis.

Lebih lanjut menurut anggota DPRD Bengkalis dapil Mandau ini, DMI juga akan membantu masjid/mushalla untuk menguruskan sertifikat tanah wakaf masjid. Mengingat saat ini, sebagian besar rumah ibadah muslim di daerah ini, tidak mempunyai administrasi tanah.

Seiring perkembangan teknologi dan informasi, DMI Kabupaten Bengkalis juga akan menyiapkan website DMI. Website ini, memuat tentang data masjid dan mushala dan materi ceramah-ceramah, khutbah Jumat.

“Khusus untu materi khutbah, kita minta kepada para mubaligh untuk menulis materi khutbah terkini, kemudian diupload di website, sehingga siapa saja bisa mengakses materi khutbah,” tandas Abi.

Abi Bahrun, mengajak semua pihak ormas Islam dan lapisan masyarakat untuk bersama-sama dengan DMI mensukseskan program memakmurkan masjid dan mushalla di Negeri Junjungan.

DMI Kabupaten Bengkalis juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk melahirkan Perda Masjid dan mushala. Kemudian mendorong berbentuk Perda atau Perbup kepada pengusaha yang beroperasi wilayah Kabupaten Bengkalis agar mendukung dan memfasilitasi semua karyawannya untuk dapat melakukan ibadah ritual agamanya.

“Selain itu, perlu ada regulasi maupun himbauan memberikan kebebasan bagi wanita muslimah memakai jilbab/hijab saat bekerja. Intinya tidak diperkenankan perusahaan membuat aturan tentang melarang memakai hijab,” ungkap Abi Bahrun. (rls/diskominfotik)

Foto: Ilustrasi/net

×